Dokter Ungkap Merokok dan Obesitas Jadi Penyebab Utama Serangan Jantung di Usia Muda
Minggu, 19 Juli 2026 - 15:00 WIB
loading...
Mrokok bisa menjadi penyebab utama serangan jantung di usia muda. Foto: Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Merokok saat ini sudah menjadi kebiasaan yang melekat di tengah masyarakat. Baik muda atau tua bahkan tak pandang laki-laki maupun perempuan mulai banyak yang melakukan kebiasaan merokok . Namun siapa sangka kebiasaan itu justru menjadi faktor resiko tercepat yang bisa memicu penyakit jantung.
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Bobby Arfhan Anwar dalam sebuah podcast yang diunggah di channel YouTube milik Raditya Dika mengungkapkan bahwa ada beberapa resiko pemicu penyempitan pembuluh darah pada jantung .
Diantaranya adalah genetik, merokok, hipertensi diabetes dan kolesterol tinggi. Berbagai resiko tersebut bahkan tidak hanya mengincar orang tua tetapi anak muda khususnya kebidanan merokok. Seperti pengalaman dirinya menangani seorang pasien penyakit jantung yang cukup muda berusia 31 tahun akibat kebiasaan merokok.
Baca Juga : Bahaya Merokok setelah Makan, Ahli: Tubuh Sulit Menyerap Gizi
“Paling banyak faktor risikonya merokok. Jadi faktor risiko yang paling cepat bikin seseorang penyempitan di usia muda itu perokok,” kata dr. Bobby, dikutip Minggu (19/7/2026).
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Bobby Arfhan Anwar dalam sebuah podcast yang diunggah di channel YouTube milik Raditya Dika mengungkapkan bahwa ada beberapa resiko pemicu penyempitan pembuluh darah pada jantung .
Diantaranya adalah genetik, merokok, hipertensi diabetes dan kolesterol tinggi. Berbagai resiko tersebut bahkan tidak hanya mengincar orang tua tetapi anak muda khususnya kebidanan merokok. Seperti pengalaman dirinya menangani seorang pasien penyakit jantung yang cukup muda berusia 31 tahun akibat kebiasaan merokok.
Baca Juga : Bahaya Merokok setelah Makan, Ahli: Tubuh Sulit Menyerap Gizi
“Paling banyak faktor risikonya merokok. Jadi faktor risiko yang paling cepat bikin seseorang penyempitan di usia muda itu perokok,” kata dr. Bobby, dikutip Minggu (19/7/2026).
Lihat Juga :