Hidup di Negara Tropis, Banyak Anak Indonesia Kurang Vitamin D

Selasa, 28 Juli 2020 - 19:31 WIB
Adapun faktor individu yang memengaruhi misalnya warna kulit gelap, lanjut usia, bayi baru lahir, kehamilan, obesitas, dan sindroma malabsorpsi. Padahal defisiensi vitamin D berakibat serius.

“Bisa terjadi penyakit infeksi, keganasan, alergi, autoimun, hingga gangguan pertumbuhan dan perkembangan,” sebut Prof. Dr. Budi Setiabudiawan, dr., Sp.A(K), M.Kes, Ahli Alergi Imunologi Anak Indonesia dalam "Webinar Kalbe Vitamin D3 Series: Lindungi Anak Indonesia dengan Daya Tahan Tubuh yang Optimal".

Penelitian juga menunjukkan kadar vitamin D berkaitan dengan tingkat keparahan COVID-19.

Webinar yang diadakan Kalbe tersebut merupakan bagian dari edukasi dalam rangka Hari Anak Nasional (HAN) 2020 yang mengangkat tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” dengan tagline #AnakIndonesiaGembiradiRumah.

“Kalbe secara rutin memberikan edukasi seputar isu kesehatan kepada masyarakat. Sejalan dengan Hari Anak Nasional , kami mengangkat tema daya tahan tubuh pada anak-anak,” ujar Ridwan Ong, Pharma Marketing Director PT Kalbe Farma Tbk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!