10 Drama Korea dengan Biaya Produksi Termahal, Ada Moving
Jum'at, 28 Juli 2023 - 12:02 WIB
Foto: Netflix
Serial remake bagian pertama ini juga menghabiskan dana 40 miliar won, tapi jumlah episodenya hanya enam saja. Jadi untuk satu episode, bisa menghabiskan dana hingga Rp78 miliar.
Ini tidak mengherakan karena serial laga ini memiliki banyak pemain figuran, membutuhkan banyak efek komputer, juga membayar sederet pemain yang berpengalaman di layar lebar, seperti Yoo Ji-tae, Kim Yun-jin, Kim Sung-oh, dan Park Hae-soo. Sekadar perbandingan, Money Heist Part 2 versi asli yang terdiri dari sembilan episode hanya menghabiskan biaya sekitar USD33 juta atau sekitar Rp49 miliar.
Foto: MBC
Drama ini diproduksi tahun 2007, tapi sudah mampu menghabiskan biaya produksi sampai 43 miliar won (Rp506,3 miliar). Dengan jumlah 24 episode, artinya biaya untuk satu produksinya mencapai Rp21 miliar.
The Legend adalah drama sageuk dengan latar dan kostum megah. Pemainnya ada nama-nama besar seperti Oh Kwang-rok, Choi Min-su , Moon So-ri, dan Park Sang-won. Adapun kisahnya tentang dewa yang bereinkarnasi untuk menyelamatkan manusia. Ratingnya sangat luar biasa, mencapai 35,7%.
Foto: Disney+
Moving adalah drama bergenre laga fantasi bercampur supranatural yang akan tayang pada 9 Agustus mendatang. Mengutip Kdramastars, biaya produksi serial ini mencapai 50 miliar (Rp588,8 miliar). Dengan jumlah 20 episode, artinya sekali produksi menghabiskan dana Rp29 miliar.
Moving akan diperankan oleh para pemain dengan kualitas akting apik, seperti Jo In-sung, Han Hyo-joo, Ryu Seung-ryong, dan Cha Tae-hyun. Kisahnya tentang anak muda yang berusaha menutupi kekuatan supernya dari keluarganya.
Baca Juga: 3 Alasan Nonton Longing for You, Drakor Balas Dendam Terbaru
Foto: tvN
Arthdal Chronicles menghabiskan dana hingga 54 miliar won atau Rp635,9 miliar. Dengan 18 episode, Ini berarti tiap episodenya menghabiskan Rp35 miliar.
Drama Korea dengan biaya produksi termahal ini banyak menghabiskan dana untuk membayar bintang populer seperti Song Joong-ki, Kim Ji-won, dan Jang Dong-gun. Biaya lainnya dihabiskan untuk membangun latar layaknya di Brunei Darussalam, serta untuk CGI. Drama fantasi sageuk ini berkisah tentang perjuangan suku sebelum era Dinasti Gojoseon.
Serial remake bagian pertama ini juga menghabiskan dana 40 miliar won, tapi jumlah episodenya hanya enam saja. Jadi untuk satu episode, bisa menghabiskan dana hingga Rp78 miliar.
Ini tidak mengherakan karena serial laga ini memiliki banyak pemain figuran, membutuhkan banyak efek komputer, juga membayar sederet pemain yang berpengalaman di layar lebar, seperti Yoo Ji-tae, Kim Yun-jin, Kim Sung-oh, dan Park Hae-soo. Sekadar perbandingan, Money Heist Part 2 versi asli yang terdiri dari sembilan episode hanya menghabiskan biaya sekitar USD33 juta atau sekitar Rp49 miliar.
3. The Legend (2007)
Foto: MBC
Drama ini diproduksi tahun 2007, tapi sudah mampu menghabiskan biaya produksi sampai 43 miliar won (Rp506,3 miliar). Dengan jumlah 24 episode, artinya biaya untuk satu produksinya mencapai Rp21 miliar.
The Legend adalah drama sageuk dengan latar dan kostum megah. Pemainnya ada nama-nama besar seperti Oh Kwang-rok, Choi Min-su , Moon So-ri, dan Park Sang-won. Adapun kisahnya tentang dewa yang bereinkarnasi untuk menyelamatkan manusia. Ratingnya sangat luar biasa, mencapai 35,7%.
2. Moving (2023)
Foto: Disney+
Moving adalah drama bergenre laga fantasi bercampur supranatural yang akan tayang pada 9 Agustus mendatang. Mengutip Kdramastars, biaya produksi serial ini mencapai 50 miliar (Rp588,8 miliar). Dengan jumlah 20 episode, artinya sekali produksi menghabiskan dana Rp29 miliar.
Moving akan diperankan oleh para pemain dengan kualitas akting apik, seperti Jo In-sung, Han Hyo-joo, Ryu Seung-ryong, dan Cha Tae-hyun. Kisahnya tentang anak muda yang berusaha menutupi kekuatan supernya dari keluarganya.
Baca Juga: 3 Alasan Nonton Longing for You, Drakor Balas Dendam Terbaru
1. Arthdal Chronicles (2019)
Foto: tvN
Arthdal Chronicles menghabiskan dana hingga 54 miliar won atau Rp635,9 miliar. Dengan 18 episode, Ini berarti tiap episodenya menghabiskan Rp35 miliar.
Drama Korea dengan biaya produksi termahal ini banyak menghabiskan dana untuk membayar bintang populer seperti Song Joong-ki, Kim Ji-won, dan Jang Dong-gun. Biaya lainnya dihabiskan untuk membangun latar layaknya di Brunei Darussalam, serta untuk CGI. Drama fantasi sageuk ini berkisah tentang perjuangan suku sebelum era Dinasti Gojoseon.
(ita)
Lihat Juga :