10 Fakta Monkey D. Garp, Kakeknya Luffy di One Piece
Selasa, 01 Agustus 2023 - 19:19 WIB
Garp mampu menyudutkan Roger beberapa kali. Tapi, Roger tidak pernah tertangkap. Dia menyerahkan diri dan kemudian memasrahkan anaknya, Portgas D Ace, kepada Garp. Garp memenuhi keinginan Roger itu dan mengadopsi Ace.
Foto: SportsKeeda
Bersama Kong, Sengoku, Shiki, Silvers Rayleigh, Roger, dan Whitebeard, Garp adalah salah satu sosok utama Era Perompakan Lama. Kemampuannya memberikan reputasi dan prestige. Meski kini sudah berusia 80-an tahun, Garp masih cukup kuat hingga dengan cepat mengatasi Marco, tangan kanan Whitebeard.
Dengan lompatan sederhana, Garp mengalahkannya cepat. Meski Marco punya kemampuan regeneratif, Garp bisa melukainya hanya dengan satu pukulan dasar. Garp juga bisa meluncurkan bola meriam dengan tangan kosong seolah ditembakkan dari meriam betulan. Dia bahkan bisa melemparkan bola besi raksasa yang lebih besar dari Thousand Sunny.
Foto: Pinterest
Garp taat pada tugasnya sebagai Marinir, tapi dia punya rasa keadilan sendiri. Artinya, dia sering bertindak sesuai kode moralnya dengan mengabaikan perintah. Dia sangat menghargai kebebasan dan keluarganya. Dia juga dikenal suka membengkokkan peraturan untuk mengakomodasikan nilai-nilai itu.
Meski begitu, dia dikenal sebagai jiwa yang bebas dan santai. Salah satu ciri khasnya yang paling menonjol adalah caranya tertawa. Dia punya dua tipe tawa, dengan menambahkan Wa atau Bwa sebelum Haha. Keunikan ini juga dipunyai Dracule Mihawk.
Baca Juga: Keluarga Pendiri Pemerintah Dunia yang Diketahui di One Piece Sejauh Ini
Foto: YouTube
Garp dipasrahi Luffy dan Ace ketika mereka masih kecil. Dia mungkin terlihat galak pada Luffy dan Ace. Tapi, pada dasarnya, dia sangat sayang kepada cucunya itu, meskipun mereka menjalani kehidupan yang sangat berbeda.
Garp tidak akan membiarkan apa pun terjadi pada cucunya. Ketika Luffy hendak dieksekusi, dia menangis dan bertanya-tanya mengapa dia tidak menjadi seorang Marinir biasa. Setelah Akainu membunuh Ace dan mencoba membunuh Luffy, Garp mengatakan dia akan membunuh Akainu sebagai balas dendam kalau Sengoku tidak mencegahnya.
Kematian Ace membuat Garp sangat sedih. Dia membiarkan Luffy memukulinya tanpa balasan dan siap melindunginya. Dia menyalahkan dirinya sendiri atas kematian cucu angkatnya itu dan bahkan membiarkan Dadan memukulinya.
3. Kakek-Kakek Badass
Foto: SportsKeeda
Bersama Kong, Sengoku, Shiki, Silvers Rayleigh, Roger, dan Whitebeard, Garp adalah salah satu sosok utama Era Perompakan Lama. Kemampuannya memberikan reputasi dan prestige. Meski kini sudah berusia 80-an tahun, Garp masih cukup kuat hingga dengan cepat mengatasi Marco, tangan kanan Whitebeard.
Dengan lompatan sederhana, Garp mengalahkannya cepat. Meski Marco punya kemampuan regeneratif, Garp bisa melukainya hanya dengan satu pukulan dasar. Garp juga bisa meluncurkan bola meriam dengan tangan kosong seolah ditembakkan dari meriam betulan. Dia bahkan bisa melemparkan bola besi raksasa yang lebih besar dari Thousand Sunny.
2. Tertawanya Sangat Khas
Foto: Pinterest
Garp taat pada tugasnya sebagai Marinir, tapi dia punya rasa keadilan sendiri. Artinya, dia sering bertindak sesuai kode moralnya dengan mengabaikan perintah. Dia sangat menghargai kebebasan dan keluarganya. Dia juga dikenal suka membengkokkan peraturan untuk mengakomodasikan nilai-nilai itu.
Meski begitu, dia dikenal sebagai jiwa yang bebas dan santai. Salah satu ciri khasnya yang paling menonjol adalah caranya tertawa. Dia punya dua tipe tawa, dengan menambahkan Wa atau Bwa sebelum Haha. Keunikan ini juga dipunyai Dracule Mihawk.
Baca Juga: Keluarga Pendiri Pemerintah Dunia yang Diketahui di One Piece Sejauh Ini
1. Sangat Sayang Cucu
Foto: YouTube
Garp dipasrahi Luffy dan Ace ketika mereka masih kecil. Dia mungkin terlihat galak pada Luffy dan Ace. Tapi, pada dasarnya, dia sangat sayang kepada cucunya itu, meskipun mereka menjalani kehidupan yang sangat berbeda.
Garp tidak akan membiarkan apa pun terjadi pada cucunya. Ketika Luffy hendak dieksekusi, dia menangis dan bertanya-tanya mengapa dia tidak menjadi seorang Marinir biasa. Setelah Akainu membunuh Ace dan mencoba membunuh Luffy, Garp mengatakan dia akan membunuh Akainu sebagai balas dendam kalau Sengoku tidak mencegahnya.
Kematian Ace membuat Garp sangat sedih. Dia membiarkan Luffy memukulinya tanpa balasan dan siap melindunginya. Dia menyalahkan dirinya sendiri atas kematian cucu angkatnya itu dan bahkan membiarkan Dadan memukulinya.
(alv)
Lihat Juga :