7 Fakta Menarik Teenage Mutant Ninja Turtles: Mutant Mayhem
Rabu, 09 Agustus 2023 - 22:48 WIB
Empat sekawan Kura-Kura Ninja, Leonardo, Donatello, Raphael, dan Michelangelo, mengalami perubahan desain. Kalau selama ini mereka tampil dengan fisik yang mirip dengan perbedaan di penutup mata, maka di film ini, mereka berbeda. Penampilan fisik mereka diubah sehingga mudah dibedakan.
Leonardo punya desain fisik yang tergolong normal. Tetap memakai penutup mata biru, tubuhnya tidak besar, tidak kurus, atau pun pendek. Dia seperti anak remaja yang tumbuh dengan normal. Sementara, Donatello memakai kacamata di depan penutup mata ungunya. Tubuhnya sedikit lebih kecil dari Leonardo, tapi tingginya hampir sama.
Raphael adalah yang paling besar di antara mereka. Dia digambarkan gampang marah dan impulsif. Sementara, Michelangelo adalah yang paling kecil. Tubuhnya mungil dan pendek. Tapi, dia lincah.
Perubahan desain karakter juga terjadi pada April O’Neill. Dia tidak lagi digambarkan sebagai wanita muda yang sudah bekerja. Di film ini, dia tampil sebagai cewek ABG yang masih duduk di bangku SMA. Dia sedang berusaha menjadi jurnalis.
Foto: Polygon
Teenage Mutant Ninja Turtles: Mutant Mayhem tidak menampilkan Shredder sebagai antagonis utamanya. Alih-alih, film ini memperkenalkan musuh baru, yaitu Superfly. Dia merupakan lalat mutan ciptaan Baxter Stockman yang sangat membenci manusia.
Dalam beroperasi, Superfly dibantu sederet anak buah. Yang paling menonjol adalah Bebop dan Rocksteady. Duo mutan celeng dan badak ini sudah sangat dikenal penggemar KKN sebagai antagonis franchise itu. Biasanya, mereka menjadi anak buah Shredder.
Selain mereka, film ini juga memperkenalkan Cynthia Utrom. Dia merupakan bos TCRI yang memburu para mutan. Cynthia sepertinya akan menjadi antagonis di TMNT kalau franchise ini benar-benar di-reboot dan sekuel Mutan Mayhem dibuat. Yang menarik, Cynthia adalah karakter asli yang dibuat untuk film ini.
Foto: People Magazine
Jackie Chan bukan nama asing atau baru di dunia film. Selain tampil di film live-action, Jackie juga sudah sering menjadi pengisi suara di film animasi. Karakter yang ikonis yang dia sulihsuarakan adalah Monkey di franchise Kung Fu Panda.
Tahun ini, dia kembali ke dunia animasi sebagai pengisi suara Splinter di Teenage Mutant Ninja Turtles: Mutant Mayhem. Kehadiran Jackie sebagai Splinter mengubah karakter itu. Kalau biasanya dia digambarkan selalu tenang, bijaksana, dan tidak pernah menaikkan suara meski marah, ini berbeda.
Splinter versi Jackie ini, meski tetap bijak, dia jadi khawatir ketika “anak-anaknya” telat pulang. Dia juga lebih tegas dengan memberikan hukuman kepada mereka. Tapi, dia juga menampilkan sisi konyolnya. Ini membuat karakter Splinter jadi lebih touchable dan membumi. Jackie adalah pilihan yang tepat untuk mengisi suaranya.
Leonardo punya desain fisik yang tergolong normal. Tetap memakai penutup mata biru, tubuhnya tidak besar, tidak kurus, atau pun pendek. Dia seperti anak remaja yang tumbuh dengan normal. Sementara, Donatello memakai kacamata di depan penutup mata ungunya. Tubuhnya sedikit lebih kecil dari Leonardo, tapi tingginya hampir sama.
Raphael adalah yang paling besar di antara mereka. Dia digambarkan gampang marah dan impulsif. Sementara, Michelangelo adalah yang paling kecil. Tubuhnya mungil dan pendek. Tapi, dia lincah.
Perubahan desain karakter juga terjadi pada April O’Neill. Dia tidak lagi digambarkan sebagai wanita muda yang sudah bekerja. Di film ini, dia tampil sebagai cewek ABG yang masih duduk di bangku SMA. Dia sedang berusaha menjadi jurnalis.
3. Antagonis Teenage Mutant Ninja Turtles: Mutant Mayhem
Foto: Polygon
Teenage Mutant Ninja Turtles: Mutant Mayhem tidak menampilkan Shredder sebagai antagonis utamanya. Alih-alih, film ini memperkenalkan musuh baru, yaitu Superfly. Dia merupakan lalat mutan ciptaan Baxter Stockman yang sangat membenci manusia.
Dalam beroperasi, Superfly dibantu sederet anak buah. Yang paling menonjol adalah Bebop dan Rocksteady. Duo mutan celeng dan badak ini sudah sangat dikenal penggemar KKN sebagai antagonis franchise itu. Biasanya, mereka menjadi anak buah Shredder.
Selain mereka, film ini juga memperkenalkan Cynthia Utrom. Dia merupakan bos TCRI yang memburu para mutan. Cynthia sepertinya akan menjadi antagonis di TMNT kalau franchise ini benar-benar di-reboot dan sekuel Mutan Mayhem dibuat. Yang menarik, Cynthia adalah karakter asli yang dibuat untuk film ini.
4. Jackie Chan
Foto: People Magazine
Jackie Chan bukan nama asing atau baru di dunia film. Selain tampil di film live-action, Jackie juga sudah sering menjadi pengisi suara di film animasi. Karakter yang ikonis yang dia sulihsuarakan adalah Monkey di franchise Kung Fu Panda.
Tahun ini, dia kembali ke dunia animasi sebagai pengisi suara Splinter di Teenage Mutant Ninja Turtles: Mutant Mayhem. Kehadiran Jackie sebagai Splinter mengubah karakter itu. Kalau biasanya dia digambarkan selalu tenang, bijaksana, dan tidak pernah menaikkan suara meski marah, ini berbeda.
Splinter versi Jackie ini, meski tetap bijak, dia jadi khawatir ketika “anak-anaknya” telat pulang. Dia juga lebih tegas dengan memberikan hukuman kepada mereka. Tapi, dia juga menampilkan sisi konyolnya. Ini membuat karakter Splinter jadi lebih touchable dan membumi. Jackie adalah pilihan yang tepat untuk mengisi suaranya.
Lihat Juga :