10 Fakta yang Bikin Shikamaru Nara Layak Jadi Hokage Konoha
Minggu, 20 Agustus 2023 - 23:45 WIB
Temari meninggalkan kehidupannya di Sunagakure demi menikahi Shikamaru dan tinggal di Konoha. Pasangan itu tetap mempertahankan hubungan dengan keluarga di Sunagakure. Meski mereka tidak sering bertemu, tapi, hubungan mereka membentuk aliansi kuat di antara kedua desa tersebut.
Foto: Narutopedia
Hokage harus menjadi seseorang yang bisa dipercayai warga desa. Sementara, mereka juga harus mengandalkan pemimpin untuk melakukan apa pun yang dibutuhkan untuk menjaga keamanan mereka. Ini artinya mengambil langkah kuat dan kejam diperlukan demi melakukan itu semua. Langkah itu mungkin tidak disepakati semua orang.
Ketika para kepala desa bertemu untuk membahas aksi yang menjadi perhatian mereka, Shikamaru tidak segan mengancam mereka yang mempertaruhkan perdamaian di antara desa-desa itu. Dia juga seorang diri memutilasi salah satu anggota Akatsuki dan mengubur mereka hidup-hidup. Kualitas ini tidak tampak secara langsung pada Shikamaru, tapi dia bisa menunjukkannya ketika diperlukan.
Foto: YouTube
Semua Hokage memamerkan kemahiran mereka dalam pertarungan sebelum menjadi Hokage. Mereka semua biasanya punya kemampuan mencolok sehingga jelas di mata warga kalau mereka bisa diandalkan. Tsunade sangat kuat, Kakashi punya sharingan, dan Naruto punya cadangan chakra yang besar. Shikamaru tidak punya kemampuan mencolok dan tidak membutuhkannya.
Shikamaru menggunakan kecerdasan dan pengetahuan tentang musuh ketika melumpuhkan Hidan. Dia tahu kalau Hidan abadi, sehingga dia menggunakan peledak untuk memutilasinya dan menggubur kepala Hidan jauh dari anggota tubuh lainnya. Dia melakukannya tanpa ditonton orang. Tapi, sudah cukup membuktikan kalau dia bisa menghadapi ancaman terhadap desa.
Baca Juga: 8 Hokage yang Pernah Memerintah Konoha di Serial Naruto
Foto: Boruto Wiki – Fandom
Seseorang yang menghabiskan waktu untuk berusaha mendapatkan kursi Hokage tidak selalu menjadi yang terbaik untuk posisi itu. Naruto melihat Hokage sebagai sesuatu yang menginspirasi, sebuah kehormatan. Ini berbeda dengan bagaimana orang lain melihat peran kepemimpinan itu. Danzo, misalnya, ingin kekuasaan dan berencana mengambil alih desa itu.
Tapi, Shikamaru sama sekali tidak tertarik pada pujian atau kekuasaan. Dia hanya ingin membantu desa itu kapan pun dia dibutuhkan. Di Boruto: Two Blue Vortex, Shikamaru akhirnya menduduki posisi Hokage, entah itu sementara atau dia memang menggantikan Naruto.
3. Punya Kapasitas Menjadi Kejam
Foto: Narutopedia
Hokage harus menjadi seseorang yang bisa dipercayai warga desa. Sementara, mereka juga harus mengandalkan pemimpin untuk melakukan apa pun yang dibutuhkan untuk menjaga keamanan mereka. Ini artinya mengambil langkah kuat dan kejam diperlukan demi melakukan itu semua. Langkah itu mungkin tidak disepakati semua orang.
Ketika para kepala desa bertemu untuk membahas aksi yang menjadi perhatian mereka, Shikamaru tidak segan mengancam mereka yang mempertaruhkan perdamaian di antara desa-desa itu. Dia juga seorang diri memutilasi salah satu anggota Akatsuki dan mengubur mereka hidup-hidup. Kualitas ini tidak tampak secara langsung pada Shikamaru, tapi dia bisa menunjukkannya ketika diperlukan.
2. Mengalahkan Hidan
Foto: YouTube
Semua Hokage memamerkan kemahiran mereka dalam pertarungan sebelum menjadi Hokage. Mereka semua biasanya punya kemampuan mencolok sehingga jelas di mata warga kalau mereka bisa diandalkan. Tsunade sangat kuat, Kakashi punya sharingan, dan Naruto punya cadangan chakra yang besar. Shikamaru tidak punya kemampuan mencolok dan tidak membutuhkannya.
Shikamaru menggunakan kecerdasan dan pengetahuan tentang musuh ketika melumpuhkan Hidan. Dia tahu kalau Hidan abadi, sehingga dia menggunakan peledak untuk memutilasinya dan menggubur kepala Hidan jauh dari anggota tubuh lainnya. Dia melakukannya tanpa ditonton orang. Tapi, sudah cukup membuktikan kalau dia bisa menghadapi ancaman terhadap desa.
Baca Juga: 8 Hokage yang Pernah Memerintah Konoha di Serial Naruto
1. Tidak Benar-Benar Ingin Jadi Hokage
Foto: Boruto Wiki – Fandom
Seseorang yang menghabiskan waktu untuk berusaha mendapatkan kursi Hokage tidak selalu menjadi yang terbaik untuk posisi itu. Naruto melihat Hokage sebagai sesuatu yang menginspirasi, sebuah kehormatan. Ini berbeda dengan bagaimana orang lain melihat peran kepemimpinan itu. Danzo, misalnya, ingin kekuasaan dan berencana mengambil alih desa itu.
Tapi, Shikamaru sama sekali tidak tertarik pada pujian atau kekuasaan. Dia hanya ingin membantu desa itu kapan pun dia dibutuhkan. Di Boruto: Two Blue Vortex, Shikamaru akhirnya menduduki posisi Hokage, entah itu sementara atau dia memang menggantikan Naruto.
(alv)
Lihat Juga :