The Baby-Sitters Club, Kisah Seru Para Cewek Atasi Kegalauan Hidup

Kamis, 30 Juli 2020 - 16:00 WIB
Saking kuatnya, hal kecil seperti tulisan tangan pun bisa menggambarkan kepribadiannya. Mary Anne menulis dengan kursif miring yang gugup, Dawn menulis dengan tulisan tangan yang keren dan enteng. Kristy dengan tulisan tangan yang tepat, dan Stacey dengan gaya menulis yang lucu.

Seperti remaja kebanyakan, "The Baby-Sitters Club" juga punya cerita cinta monyet. Meski begitu, dalam serial ini, kekuatan perempuan sangat menonjol.

Misalnya, dalam satu episode, Kristy diminta untuk menulis esai soal kesopanan dengan panjang 100 kata. Ia menulis dalam 98 kata, dan untuk melengkapi jumlah kata, dia menutup esainya dengan tulisan “The End”. Ini jadi sesuatu yang sangat ikonik.

Sementara Kristy saat diminta membuat esai, malah merasa diperlakukan tidak adil karena anak lelaki tidak pernah diminta untuk menulis esai.

Tiap episode dalam serial ini memiliki sudut pandang dan pesan moral yang sangat jelas, bagaimana anak usia belasan tahun harus menghadapi dan menyelesaikan masalah mereka.



Foto: Netflix

Meskipun beberapa kali mereka tetap membutuhkan campur tangan orang tua, tapi kelima gadis ini memiliki keberanian yang kuat.

Beberapa detail lainnya seperti cara Kristy dan Mary Anne berkomunikasi dengan senter juga menjadi perhatian penonton. Di tengah kecanggihan alat komunikasi, Kristy dan Mary Anne tetap melakukan komunikasi memakai senter dari kamar mereka masing-masing dengan kode yang mereka buat dan pahami.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!