CERMIN: Richard Sackler di Tengah Wabah OxyContin
Rabu, 23 Agustus 2023 - 15:18 WIB
Berbeda dengan Dopesickyang memusatkan ceritanya pada mereka yang terdampak OxyContin, Painkillerberkonsentrasi penuh memperlihatkan bagaimana kekacauan terjadi sejak awal. Bagaimana pemasaran disalahgunakan oleh mereka yang berkuasa, bagaimana masyarakat menjadi korban dari pemasaran yang masif dan terukur, dan Richard berada di tengah pusaran wabah tersebut.
Foto: Netflix
Berbeda juga dengan yang ditampilkan Michael Stuhlbarg sebagai Richard Sackler dalam Dopesick, Matthew Broderick mengambil pendekatan yang lain ketika memainkan peran dari karakter nyata ini. Ia membawakannya nyaris komikal, menyisakan sedikit sekali ruang untuk bersimpati dengan karakternya.
Kita bisa melihat bagaimana Richard adalah sosok yang tak peduli dengan segala bencana yang diakibatkan oleh wabah yang dibuatnya. Satu-satunya sosok yang dipedulikannya hanyalah Unch, anjing yang setia mendampinginya.
Richard adalah sosok kapitalis sejati. Ia hanya peduli pada bagaimana membesarkan produk yang dirintisnya, bagaimana mengambil risiko untuk memuluskan niatnya, dan bagaimana melakukan segala langkah yang perlu agar niatnya tercapai. Kita tahu berkat OxyContin, penjualan sebesar USD30 miliar telah membuat keluarga Sackler dicatat Forbes sebagai salah satu keluarga terkaya di Amerika.
Harus ada seseorang yang menyadari bahwa apa yang dilakukan Richard selama bertahun-tahun dengan memperkaya diri dengan cara menyebabkan ketergantungan pada OxyContin adalah salah. Dalam Painkiller, sosok itu adalah asisten jaksa bernama Edie Flowers (dimainkan dengan cemerlang oleh Uzo Aduba).
Foto: Netflix
Edie adalah sosok fiktif yang menjadi representasi dari beberapa orang yang menjadi pahlawan dari kisah ini. Ia menjadi orang yang pertama kali melihat kejanggalan terkait bagaimana Purdue Pharma mempromosikan OxyContin. Ia bergerak ketika nyalinya memberitahu bahwa ada sesuatu yang tak beres yang terjadi di hadapannya. Sesuatu yang besar dan bisa lebih masif jika seseorang tak bertindak. Sesuatu yang mengerikan tengah mengintai Amerika dan ia harus melakukan sesuatu.
Maka Edie maju ke medan perang sebagaimana David melawan Goliath. Ia melawan raksasa dengan kekuasaan, pengaruh, dan uang yang tak terbantahkan. Tapi ia tahu ia harus melawan demi kemaslahatan lebih banyak orang. Edie tak pernah melihat dirinya sebagai pahlawan, ia hanya melihat dirinya sebagai penegak hukum yang harus segera bertindak sebelum semuanya kacau balau.
Foto: Netflix
Berbeda juga dengan yang ditampilkan Michael Stuhlbarg sebagai Richard Sackler dalam Dopesick, Matthew Broderick mengambil pendekatan yang lain ketika memainkan peran dari karakter nyata ini. Ia membawakannya nyaris komikal, menyisakan sedikit sekali ruang untuk bersimpati dengan karakternya.
Kita bisa melihat bagaimana Richard adalah sosok yang tak peduli dengan segala bencana yang diakibatkan oleh wabah yang dibuatnya. Satu-satunya sosok yang dipedulikannya hanyalah Unch, anjing yang setia mendampinginya.
Richard adalah sosok kapitalis sejati. Ia hanya peduli pada bagaimana membesarkan produk yang dirintisnya, bagaimana mengambil risiko untuk memuluskan niatnya, dan bagaimana melakukan segala langkah yang perlu agar niatnya tercapai. Kita tahu berkat OxyContin, penjualan sebesar USD30 miliar telah membuat keluarga Sackler dicatat Forbes sebagai salah satu keluarga terkaya di Amerika.
Harus ada seseorang yang menyadari bahwa apa yang dilakukan Richard selama bertahun-tahun dengan memperkaya diri dengan cara menyebabkan ketergantungan pada OxyContin adalah salah. Dalam Painkiller, sosok itu adalah asisten jaksa bernama Edie Flowers (dimainkan dengan cemerlang oleh Uzo Aduba).
Foto: Netflix
Edie adalah sosok fiktif yang menjadi representasi dari beberapa orang yang menjadi pahlawan dari kisah ini. Ia menjadi orang yang pertama kali melihat kejanggalan terkait bagaimana Purdue Pharma mempromosikan OxyContin. Ia bergerak ketika nyalinya memberitahu bahwa ada sesuatu yang tak beres yang terjadi di hadapannya. Sesuatu yang besar dan bisa lebih masif jika seseorang tak bertindak. Sesuatu yang mengerikan tengah mengintai Amerika dan ia harus melakukan sesuatu.
Maka Edie maju ke medan perang sebagaimana David melawan Goliath. Ia melawan raksasa dengan kekuasaan, pengaruh, dan uang yang tak terbantahkan. Tapi ia tahu ia harus melawan demi kemaslahatan lebih banyak orang. Edie tak pernah melihat dirinya sebagai pahlawan, ia hanya melihat dirinya sebagai penegak hukum yang harus segera bertindak sebelum semuanya kacau balau.
Lihat Juga :