10 Film Korea Thriller Tercuan Sepanjang Masa, dari Cerita Bencana hingga Sosial-Politik
Jum'at, 01 September 2023 - 16:24 WIB
The Berlin File mengisahkan agen rahasia Korea Selatan Jung Jin-su (Han Suk-kyu). Ia terlibat dalam konflik rumit antara agen rahasia Korea Utara Pyo Jung-sung (Ha Jung-woo) yang menjual senjata ilegal dengan Dong Myung Soo (Ryoo Seung-bum) yang adalah putera salah satu pimpinan Korea Utara yang juga seorang pembunuh bayaran.
Foto: Showbox
Film ini sukses mencatat pendapatan hingga USD42.923.247 (Rp657,7 miliar) dengan 7,1 juta penonton di Korea. Sedangkan total penghasilannya mencapai USD52.444.295 (Rp803,6 miliar).
Tunnel adalah kisah tentang Lee Jung-soo (Ha Jung-woo), pria yang terjebak di reruntuhan terowongan, tepat saat hari ulang tahun anaknya. Saat terjebak, ia hanya punya ponsel, dua botol minum, dan kue ulang tahun. Film ini juga menampilkan Oh Dal-su dan Bae Doona, dan bisa disaksikan di Netflix.
Foto: CJ Entertainment
Film Korea berlatar demonstrasi pelajar ini menghasilkan USD44.102.325 (Rp672,3 miliar) dengan 7,2 juta penonton domestik. Total koceknya sebesar USD53.834.292 (Rp820,7 miliar).
Film 1987: When the Day Comesbermula dari tewasnya pelajar dan pendemo bernama Park Jong-cheol saat diinterogasi polisi. Rakyat yang marah lantas berusaha membongkar kebenaran yang berusaha ditutupi oleh aparat. Pemainnya ada Kim Yoon-seok, Ha Jung-woo, Yoo Hae-jin, Kim Tae-ri, Park Hee-soon, dan Lee Hee-joon.
Foto: Finecut
Filmnya menghasilkan pendapatan sebesar USD46.487.162 (Rp708,6 miliar) dari 7,5 juta penonton di bioskop Korea. Total penghasilannya dari seluruh dunia sebesar USD54.491.162 (Rp830,7 miliar).
The Age of Shadows berlatar masa invasi Jepang di Korea. Kisahnya tentang kepala polisi Korea Lee Jung-chool (Song Kang-ho) yang seorang oportunis. Ia lalu terlibat dalam gerakan perjuangan yang berencana membawa bom dari Shanghai ke Seoul. Pemain lainnya ada Gong Yoo dan Han Ji-min.
Foto: Showbox
Film Korea thriller ini berlatar dunia politik dan jurnalistik. Penghasilannya mencapai USD42.233.227 (Rp647,1 miliar) dari sekitar 7 juta penonton. Total pendapatannya mencapai USD61.653.908 (Rp944,7 miliar).
7. Tunnel (2016)
Foto: Showbox
Film ini sukses mencatat pendapatan hingga USD42.923.247 (Rp657,7 miliar) dengan 7,1 juta penonton di Korea. Sedangkan total penghasilannya mencapai USD52.444.295 (Rp803,6 miliar).
Tunnel adalah kisah tentang Lee Jung-soo (Ha Jung-woo), pria yang terjebak di reruntuhan terowongan, tepat saat hari ulang tahun anaknya. Saat terjebak, ia hanya punya ponsel, dua botol minum, dan kue ulang tahun. Film ini juga menampilkan Oh Dal-su dan Bae Doona, dan bisa disaksikan di Netflix.
6. 1987: When the Day Comes (2017)
Foto: CJ Entertainment
Film Korea berlatar demonstrasi pelajar ini menghasilkan USD44.102.325 (Rp672,3 miliar) dengan 7,2 juta penonton domestik. Total koceknya sebesar USD53.834.292 (Rp820,7 miliar).
Film 1987: When the Day Comesbermula dari tewasnya pelajar dan pendemo bernama Park Jong-cheol saat diinterogasi polisi. Rakyat yang marah lantas berusaha membongkar kebenaran yang berusaha ditutupi oleh aparat. Pemainnya ada Kim Yoon-seok, Ha Jung-woo, Yoo Hae-jin, Kim Tae-ri, Park Hee-soon, dan Lee Hee-joon.
5. The Age of Shadows (2016)
Foto: Finecut
Filmnya menghasilkan pendapatan sebesar USD46.487.162 (Rp708,6 miliar) dari 7,5 juta penonton di bioskop Korea. Total penghasilannya dari seluruh dunia sebesar USD54.491.162 (Rp830,7 miliar).
The Age of Shadows berlatar masa invasi Jepang di Korea. Kisahnya tentang kepala polisi Korea Lee Jung-chool (Song Kang-ho) yang seorang oportunis. Ia lalu terlibat dalam gerakan perjuangan yang berencana membawa bom dari Shanghai ke Seoul. Pemain lainnya ada Gong Yoo dan Han Ji-min.
4. Inside Men (2015)
Foto: Showbox
Film Korea thriller ini berlatar dunia politik dan jurnalistik. Penghasilannya mencapai USD42.233.227 (Rp647,1 miliar) dari sekitar 7 juta penonton. Total pendapatannya mencapai USD61.653.908 (Rp944,7 miliar).
Lihat Juga :