4 Ciri-Ciri Rabies pada Kucing, Wajib Tahu!
Selasa, 05 September 2023 - 20:20 WIB
Hewan yang bisa terinfeksi rabies bukan cuma anjing, tapi juga kucing. Foto/iStock
JAKARTA - Rabies merupakan penyakit menular akut dari hewan ke manusia. Hewan yang bisa terinfeksi rabies bukan cuma anjing, tapi juga kucing, kera, dan kelelawar.
Di Indonesia kucing menjadi hewan yang paling banyak dipelihara oleh masyarakat karena memiliki tingkah yang lucu. Tubuh, suara, sampai gerakan ekornya membuat kucing terlihat sangat menggemaskan. Selain itu, kucing juga memberikan manfaat dengan menjadi sumber dukungan emosional bagi pemiliknya.
Masyarakat yang memang senang memelihara kucing, harus mengetahui nih ciri-ciri rabies pada hewan tersebut. Walaupun rabies pada kucing dapat dicegah dengan melakukan vaksinasi maupun pemeriksaan kesehatan ke dokter hewan secara rutin, tapi kita juga perlu mengetahuinya supaya dapat mengantisipasi jika hewan yang dipelihara itu terkena infeksi rabies.
Baca Juga: Cegah Rabies, Ini 3 Pertolongan Pertama yang Perlu Dilakukan usai Digigit Hewan
Berikut 4 ciri-ciri rabies pada kucing yang harus diketahui.
Di Indonesia kucing menjadi hewan yang paling banyak dipelihara oleh masyarakat karena memiliki tingkah yang lucu. Tubuh, suara, sampai gerakan ekornya membuat kucing terlihat sangat menggemaskan. Selain itu, kucing juga memberikan manfaat dengan menjadi sumber dukungan emosional bagi pemiliknya.
Masyarakat yang memang senang memelihara kucing, harus mengetahui nih ciri-ciri rabies pada hewan tersebut. Walaupun rabies pada kucing dapat dicegah dengan melakukan vaksinasi maupun pemeriksaan kesehatan ke dokter hewan secara rutin, tapi kita juga perlu mengetahuinya supaya dapat mengantisipasi jika hewan yang dipelihara itu terkena infeksi rabies.
Baca Juga: Cegah Rabies, Ini 3 Pertolongan Pertama yang Perlu Dilakukan usai Digigit Hewan
Berikut 4 ciri-ciri rabies pada kucing yang harus diketahui.
1. Perubahan Perilaku
Kucing yang terinfeksi rabies biasanya mengalami perubahan perilaku yang sangat ekstrem. Yang biasanya tidak banyak tingkah menjadi sangat bersemangat dan gelisah, begitu pun sebaliknya. Kucing yang awalnya periang menjadi lemas dan penyendiri.Lihat Juga :