CERMIN: Laura Basuki dengan Jangkauan Akting Mengagumkan

Rabu, 06 September 2023 - 12:17 WIB
Dina berada di dunia yang berbeda sekarang, dunia tempat dirinya adalah pemberi pinjaman yang sewaktu-waktu bisa melakukan apa pun yang diperlukan agar utang para konsumen terbayar. Sebuah kontradiksi yang sayangnya tak diolah lebih lanjut oleh skenario agar kita bisa bersimpati pada Dina.

Kita pun lupa dengan identitas “sleep call” itu. Sebuah dunia tempat Dina kembali menjadi orang lain, menjadi orang yang menyenangkan dan bertemu dengan orang yang sama menyenangkannya ketika sebagian besar orang menjalani masa tidurnya.



Foto: IDN Pictures

Di sebuah dunia saat yang ada hanya rasa senang dan tak ada rasa sakit maupun utang, Dina merasa bahagia. Ia bertemu “pangeran penyelamat” lainnya di dunia ini. Kini Dina sudah memiliki dua orang “pangeran penyelamat”, tapi apakah kebahagiaan kini bisa diraihnya?

Dibanding Inangyang solid dalam segala segi, terutama skenario dengan banyak subteks menarik yang dicecerkan Fajar, Sleep Calljustru terasa sangat ambisius karena ingin membicarakan banyak hal dan akhirnya membuatnya serba kabur dan tak fokus. Fajar yang terbilang cerewet melalui Twitter mengomentari banyak hal sosial seperti tak bisa mengendalikan diri kali ini.

Akibatnya memang banyak hal menutupi soal “sleep call” yang sesungguhnya belum banyak dibicarakan dalam film Indonesia. Padahal membuka soal dunia malam di luar hingar bingarnya melalui film akan menjadi pintu masuk yang menarik untuk membicarakan banyak hal sesuai konteks seperti yang dilakukan Fajar dalam Inang.

Mungkin kita bisa melihat Dina menjalani kehidupan berbeda dari kesehariannya pada siang hari. Mungkin kita bisa melihat Dina menjadi Sinta dan menjalani kehidupan gandanya sebagai pribadi periang dan menyenangkanpada malam hari.

Seperti ketika kita bertemu Zoe dari episode The Night Girl Finds a Day Boy dari serial Modern Lovemusim ke-2 yang tayang di Prime Video. Kita melihat keseruan yang dijalani Zoe dan akhirnya ia bertemu dengan kekasih yang telah lama dinantinya yang sayangnya justru tak bisa menjalani kehidupan malam sepertinya.



Foto: IDN Pictures

Untungnya memang Fajar punya Laura. Kelemahan-kelemahan yang dimiliki skenario ditambal olehnya dengan aksi-reaksi dan respons-respons menarik dalam beragam tingkatan emosi. Seorang aktris selevel Laura memang sudah tahu bagaimana seharusnya ia menambal hal-hal yang tak ada di skenario.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!