Lestarikan Budaya, Banten Bistro Ganti Nama The Kaibon Restaurant
Rabu, 20 September 2023 - 20:50 WIB
"The Kaibon menghadirkan menu peranakan seperti laksa peranakan, nasi goreng peranakan dan rabeg sapi karena sejarah Banten di sekitar abad kelima banyak pendatang, multikultural, sehingga masakan juga berpengaruh. Jadi perpaduan kuliner yang cita rasanya kaya akan bumbu," jelasnya.
"Banten kan dulu banyak disinggahi banyak etnis jadi kita mengangkat menu peranakan dan juga menu lokal flavour lainnya. Menu peranakan itu lebih ke multikultural cuisinenya. Bedanya dengan The Surosowan, The Kaibon Restaurant memang lebih mengangkat menu peranakan," sambungnya.
Dengan memiliki rasa emosional yang tinggi terhadap budaya Banten di antaranya bangunan Keraton Kaibon serta unsur-unsur yang ada dan tersisa yang memiliki nilai sejarah serta keunikannya. Rasa emosional ini di antaranya adalah rasa memiliki yang dapat memberi dampak positif terhadap kelangsungan Keraton Kaibon.
"Kami berharap perubahan juga bisa mendekatkan budaya Banten kepada pengunjung," ujarnya.
Keraton Kaibon merupakan salah satu peninggalan sejarah yang terletak di Kampung Kroya, Kelurahan Kasunyatan Kecamatan Kasemen, Keraton Kaibon. Ini menjadi salah satu bangunan cagar budaya Banten yang menyimpan cerita kejayaan Kerajaan Banten Lama.
Baca Juga: 5 Cara Menyimpan Bumbu Masakan Agar Tahan Lama, Salah Satunya Digantung
Dibangun pada 1815, keraton ini menjadi keraton kedua di Banten setelah Keraton Surosowan. Berbeda dengan Keraton Surosowan, sebagai pusat pemerintahan, Keraton Kaibon dibangun sebagai tempat tinggal Ratu Aisyah. Hal ini dikarenakan Sultan Syafiudin sebagai Sultan Banten ke 21 saat itu usianya masih 5 tahun.
"Banten kan dulu banyak disinggahi banyak etnis jadi kita mengangkat menu peranakan dan juga menu lokal flavour lainnya. Menu peranakan itu lebih ke multikultural cuisinenya. Bedanya dengan The Surosowan, The Kaibon Restaurant memang lebih mengangkat menu peranakan," sambungnya.
Dengan memiliki rasa emosional yang tinggi terhadap budaya Banten di antaranya bangunan Keraton Kaibon serta unsur-unsur yang ada dan tersisa yang memiliki nilai sejarah serta keunikannya. Rasa emosional ini di antaranya adalah rasa memiliki yang dapat memberi dampak positif terhadap kelangsungan Keraton Kaibon.
"Kami berharap perubahan juga bisa mendekatkan budaya Banten kepada pengunjung," ujarnya.
Keraton Kaibon merupakan salah satu peninggalan sejarah yang terletak di Kampung Kroya, Kelurahan Kasunyatan Kecamatan Kasemen, Keraton Kaibon. Ini menjadi salah satu bangunan cagar budaya Banten yang menyimpan cerita kejayaan Kerajaan Banten Lama.
Baca Juga: 5 Cara Menyimpan Bumbu Masakan Agar Tahan Lama, Salah Satunya Digantung
Dibangun pada 1815, keraton ini menjadi keraton kedua di Banten setelah Keraton Surosowan. Berbeda dengan Keraton Surosowan, sebagai pusat pemerintahan, Keraton Kaibon dibangun sebagai tempat tinggal Ratu Aisyah. Hal ini dikarenakan Sultan Syafiudin sebagai Sultan Banten ke 21 saat itu usianya masih 5 tahun.
Lihat Juga :