Kawula Muda, Ini Pentingnya Jaga Etika Bermedia Sosial

Senin, 05 Oktober 2020 - 14:30 WIB
Pentingnya menjaga etika di sosial media di kalangan kawula muda.
JAKARTA - Generasi muda masa kini sudah banyak yang memahami dunia digital dengan baik. Tetapi sayangnya belum banyak yang paham soal etika digital. Hal ini dikatakan oleh Sekretaris Forum Rektor Indonesia Dr. Eko Supeno Drs,. M.Si dalam Seminar dan kuliah umum literasi komputasi Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) di Universitas Al-Azhar Indonesia. Ketidakpahaman dalam etika digital ini ungkap Eko Supeno tercermin dari predikat Indonesia yang masuk dalam 10 besar kurang santun di media sosial.

"Bahkan Indonesia masuk ke dalam 10 besar negara yang terpredikat ‘sadis’ atau kurang santun di sosial media," ungkapnya.



Keadaan ini, tentu tidak bisa dibiarkan. Terkait hal ini, Ketua Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Watiknas), Dr. Ing. H. Ilham Akbar Habibie, Dipl.Ing., M.B.A, dalam pemaparannya di forum GNRM tersebut menyatakan kita harus mempelajari sejumlah hal terkait literasi dan etika digital kita.

"Kita harus meningkatkan digital skills, digital culture, digital ethics, dan digital safety, serta mengingatkan untuk hati-hati dan menjaga etika selama ber-internet demi menghindari hal yang tidak diinginkan," paparnya. Ia juga menyatakan literasi dan etika digital juga bagian dari revolusi mental di bidang digital.

Sementara itu terkait revolusi mental, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP yang juga menjadi keynote speaker dalam acara tersebut menyatakan, dengan revolusi mental diharapkan ada perubahan yang sangat cepat dalam mentalitas bangsa Indonesia menjadi lebih baik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!