3 Tren Perawatan Kulit Korea Selatan yang sedang Populer, Patut Dicoba
Selasa, 10 Oktober 2023 - 06:20 WIB
1. Skin Booster dan DNA Salmon
skin booster adalah treatment yang memasukkan nutrisi untuk kulit. Caranya dengan disuntikkan. Tujuannya untuk menyehatkan kulit.
"Apa saja yang disuntikkan ke kulit? Bisa berupa multivitamin, hyaluronic acid, mineral, amino," kata dr. Febri saat ditemui di Grand Launching Lumious Beauty House Gading Serpong baru-baru ini.
Jika DNA salmon saat ini pun menjadi perawatan yang booming di Korea maupun di Indonesia. Treatment ini merupakan upaya memasukkan bahan aktif alami yang diekstrak dari ikan salmon. Tujuannya pun membuat kulit lembab dan sehat.
2. Contouring Wajah
Setelah menyelesaikan masalah kulit yang rusak, selanjutnya seseorang akan memilih untuk membentuk wajahnya agar terlihat simetris. Namun, owner Lumious Beauty House dr. Wahyu menyampaikan jika contouring ini hanya memperbaiki bentuk wajah yang kurang simetris menjadi terlihat lebih baik. Bukan menjadi simetris 100 persen.
"Banyak yang ingin contouring agar bentuk wajahnya lebih bagus. Ada yang enggak simetris, kita bikin sedikit lebih simetris. Walaupun nggak mungkin simetris 100 persen. Karena wajah manusia kalau kita bikin simetris 100 persen malah aneh sebenarnya," jelas dr. Wahyu.
skin booster adalah treatment yang memasukkan nutrisi untuk kulit. Caranya dengan disuntikkan. Tujuannya untuk menyehatkan kulit.
"Apa saja yang disuntikkan ke kulit? Bisa berupa multivitamin, hyaluronic acid, mineral, amino," kata dr. Febri saat ditemui di Grand Launching Lumious Beauty House Gading Serpong baru-baru ini.
Jika DNA salmon saat ini pun menjadi perawatan yang booming di Korea maupun di Indonesia. Treatment ini merupakan upaya memasukkan bahan aktif alami yang diekstrak dari ikan salmon. Tujuannya pun membuat kulit lembab dan sehat.
2. Contouring Wajah
Setelah menyelesaikan masalah kulit yang rusak, selanjutnya seseorang akan memilih untuk membentuk wajahnya agar terlihat simetris. Namun, owner Lumious Beauty House dr. Wahyu menyampaikan jika contouring ini hanya memperbaiki bentuk wajah yang kurang simetris menjadi terlihat lebih baik. Bukan menjadi simetris 100 persen.
"Banyak yang ingin contouring agar bentuk wajahnya lebih bagus. Ada yang enggak simetris, kita bikin sedikit lebih simetris. Walaupun nggak mungkin simetris 100 persen. Karena wajah manusia kalau kita bikin simetris 100 persen malah aneh sebenarnya," jelas dr. Wahyu.
Lihat Juga :