Cuci Piring dan Masak di Rumah Harus Jadi Tugas Anak Perempuan? No Way!

Selasa, 04 Agustus 2020 - 17:00 WIB
Yang kedua, biasakan untuk menganggap bahwa pekerjaan rumah tangga adalah hal mendasar yang sangat penting dan merupakan tanggung jawab semua orang, bukan cuma perempuan. (Baca Juga: Kreatif! Murid-Murid SMA 65 Jakarta Ternak Lele di Gorong-Gorong, Airnya Pake Sisa Air Wudu)



Foto: iStock Photo

Jangan juga mengecilkan mereka yang sehari-hari udah mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Lakukanlah hal-hal yang bisa kamu kerjakan sendiri, seperti mencuci pakaian atau piring yang sudah digunakan, merapikan kamar, melipat baju, atau memasak makanan.

Selain itu, jangan memandang kelayakan diri atau nilai diri seorang perempuan sebatas dari kemampuannya mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Misalnya, kalau dia gak bisa memasak, langsung dicap bukan perempuan “ideal”. Di situlah letak pentingnya kerja sama dalam sebuah hubungan.

Bila yang satu gak bisa, yang satu bisa membantu. Intinya, lebih kepada kesepakatan dan pembagian tugas yang proporsional dan kemauan untuk sama-sama terus belajar.

Jangan sampai mengeksploitasi seseorang dalam satu tanggung jawab tertentu. Sebagai anak muda, kita punya cukup akses untuk membaca temuan maupun penelitian mengenai pentingnya kesetaraan gender di dalam rumah dan keluarga.

Manfaatkanlah akses dan privilese yang kita miliki itu untuk mencari ilmu dan pengetahuan sebanyak-banyaknya, agar kita gak jadi parasit buat orang-orang di sekitar kita.

Selma Kirana Haryadi

Kontributor GenSINDO

Universitas Padjadjaran

Instagram: @selma.kirana
(it)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!