Pelaku Parekraf Tanjung Burung Sambut New Normal dengan Gerakan BISA
Selasa, 04 Agustus 2020 - 22:32 WIB
Para pelaku usaha parekraf di Desa Tanjung Burung, Kabupaten Tangerang, menyambut new normal dengan Gerakan BISA. / Foto: ist
TANGERANG - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif /Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI mengajak para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di Desa Tanjung Burung , Kabupaten Tangerang , Banten, menyambut new normal dengan Gerakan Bersih, Indah, Sehat, Aman (BISA), Selasa (4/8).
(Baca juga: WHO Cemas, Minta Dunia Lakukan Segalanya untuk Perang Panjang Lawan Covid-19 )
Menurut Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf , Kurleni Ukar, Gerakan BISA adalah implementasikan arahan Presiden Joko Widodo . "Arahan tersebut adalah untuk melaksanakan gerakan perlindungan sosial bagi pelaku dan usaha pariwisata dan ekonomi kreatif. Tepatnya melalui gerakan padat karya dan memberikan stimulus bagi para pelaku usaha di sektor parekraf," ungkapnya melalui keterangan resmi, Selasa.
Kurleni mengutarakan bahwa Gerakan BISA bertujuan mengoptimalkan pelaku usaha parekraf dalam menangani dan meningkatkan kebersihan, keindahan, kesehatan, dan keamanan masyarakat di lingkungan destinasi wisata. "Kita ingin masyarakat dan pelaku parekraf benar-benar siap untuk menghadapi adaptasi kebiasaan baru pasca pandemi Covid-19 , khususnya di Desa Tanjung Burung Kabupaten Tangerang," lanjutnya.
(Baca juga: WHO Cemas, Minta Dunia Lakukan Segalanya untuk Perang Panjang Lawan Covid-19 )
Menurut Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf , Kurleni Ukar, Gerakan BISA adalah implementasikan arahan Presiden Joko Widodo . "Arahan tersebut adalah untuk melaksanakan gerakan perlindungan sosial bagi pelaku dan usaha pariwisata dan ekonomi kreatif. Tepatnya melalui gerakan padat karya dan memberikan stimulus bagi para pelaku usaha di sektor parekraf," ungkapnya melalui keterangan resmi, Selasa.
Kurleni mengutarakan bahwa Gerakan BISA bertujuan mengoptimalkan pelaku usaha parekraf dalam menangani dan meningkatkan kebersihan, keindahan, kesehatan, dan keamanan masyarakat di lingkungan destinasi wisata. "Kita ingin masyarakat dan pelaku parekraf benar-benar siap untuk menghadapi adaptasi kebiasaan baru pasca pandemi Covid-19 , khususnya di Desa Tanjung Burung Kabupaten Tangerang," lanjutnya.
Lihat Juga :