Konflik Timur Tengah Ancam Pariwisata RI, Kemenpar Buka Pasar Baru di Asia dan Oceania

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:53 WIB
loading...
Konflik Timur Tengah...
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana saat konferensi pers Rakornas Pariwisata 2026 di Kementerian Pariwisata, Selasa 20 Mei 2026. Foto: Niko Prayoga
A A A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata berencana membuka pasar bagi para wisatawan mancanegara di wilayah Asi Tenggara, Asia Timur serta Oceania. Hal tersebut merupakan langkah strategis di tengah pariwisata Indonesia yang terkena dampak geopolitik Timur Tengah.

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana mengatakan bahwa langkah strategis itu dilakukan guna mengisi kekosongan para wisatawan mancanegara dari Timur Tengah yang saat ini masih terus diterpa konflik geopolitik global. Tidak hanya itu, hal itu juga dipengaruh oleh perubahan perilaku wisatawan.

“Dinamika geopolitik di Timur Tengah ini tidak dipungkiri dapat berdampak pada jumlah wisatawan mancanegara yang datang dan juga devisa. Sehingga kami di Kementerian Pariwisata harus melakukan prepositioning dan juga melakukan strategi-strategi yang jitu untuk membuka pasar di Asia Tenggara, Timur, dan Oceania meningkatkan jumlah wisatawan untuk mengisi kekosongan yang dari Middle East (Timur Tengah),” kata Widiyanti dalam konferensi pers Rakornas Pariwisata 2026 di Kementerian Pariwisata, Selasa 20 Mei 2026.

Baca Juga : MaiA Resmi Diluncurkan Kemenpar: Era Baru Pariwisata Cerdas di Indonesia Dimulai

Lebih lanjut Menteri Pariwisata Widiyanti Putri menjelaskan, Indonesia harus menjaga capaian devisa pariwisata tertinggi dalam sejarah yang terjadi pada tahun 2025. Ia menerangkan, tahun 2025 menembus angka $18,27 miliar atau setara dengan Rp305,46 triliun. Pencapaian itu dibarengi dengan peningkatan perjalanan wisata sebanyak 17,6 persen dibandingkan tahun 2024 atau sebanyak 1,2 miliar perjalanan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
ANTX 2026 Perkuat Kolaborasi...
ANTX 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Pariwisata Nusantara
Masa Depan Pariwisata...
Masa Depan Pariwisata Asia Pacific Ditentukan Kemampuan Membaca Perubahan Wisatawan
Target 17 Juta Wisman...
Target 17 Juta Wisman di Tengah Krisis Global, Menpar: Pariwisata Harus Adaptif!
Indonesia - Jepang Teken...
Indonesia - Jepang Teken MoC Pariwisata, Perkuat Kerja Sama dan Tingkatkan Kunjungan Wisatawan
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
Rekomendasi
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
TikTok Tingkatkan Transparansi...
TikTok Tingkatkan Transparansi AI, Alokasikan USD4 Juta untuk Program Edukasi
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Berita Terkini
Betrand Peto Akui Tak...
Betrand Peto Akui Tak Tahu Ada Petisi Boikot Sarwendah, Fokus Garap Lagu Baru
Foto Liburan Bareng...
Foto Liburan Bareng Gading Marten di Italia Jadi Sorotan, Medina Dina Beri Penjelasan
Vega Darwanti Pilih...
Vega Darwanti Pilih Rawat Ibunda Sendiri Tanpa Suster Selama Sakit
Banyak Pria Tak Sadar!...
Banyak Pria Tak Sadar! Kebiasaan Ini Diam-Diam Merusak Kualitas Sperma
Menginap di Hotel Ini...
Menginap di Hotel Ini Dapat Bonus Spa hingga Merchandise Eksklusif
Generasi Muda dan Gaya...
Generasi Muda dan Gaya Hidup Baru di Era Digital dan AI
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved