10 Kesalahan Captain America yang Mengubah MCU Selamanya
Rabu, 25 Oktober 2023 - 19:48 WIB
Foto: MCU Wiki – Fandom
Ketika Captain America ditemukan di dalam es dan dihidupkan kembali ke masa kini, dia mulai bekerja dengan SHIELD. Masuk akal kalau dia mempercayai organisasi ini karena Peggy adalah salah satu pendirinya. Tapi, dia terlalu percaya pada struktur otoriter ini. Sementara itu mungkin adalah kesalahan, setidaknya, dia sadar kalau organisasi itu harus dibubarkan setelah tahu disusupi Hydra.
Foto: The Gamer
Poin ini lebih pada pertanyaan moral yang rumit. Steve bersikukuh kalau Batu Pikiran tidak bisa dihancurkan karena dia tidak ingin Vision mati. Sementara ada kehormatan di sana, itu juga menjadi pertanyaan apakah lebih baik menyelamatkan satu orang ketimbang jutaan atau miliaran lainnya. Sementara Steve mungkin berusaha melakukan hal yang benar, dia seharusnya membiarkan Vision yang memutuskan. Karena Batu Pikiran tidak dihancurkan, Thanos bisa mendapatkannya.
Foto: YouTube
Setelah Steve pergi ke Wakanda bersama Bucky, dia jelas bertarung untuk mencari tahu siapa dirinya setelah tidak lagi menjadi anggota Avengers. Sementara mengagumkan karena dia masih berusaha membantu orang lain dengan melakukan misi bersama Black Widow dan Falcon, dia seharusnya berusaha berekonsiliasi dengan Tony dan menyatukan Avengers kembali. Karena mereka sangat terpisah ketika Thanos datang, mereka jelas melemah.
Foto: ABC News
Di awal Captain America: Civil War, Captain America dan beberapa anggota lain Avengers ada di Lagos untuk mencari Rumlow. Ketika Steve menemukannya dan menghadapinya langsung, dia membiarkan Rumlow mendorongnya. Sementara Rumlow jelas tahu kalau menyinggung Bucky akan memicu Steve, Steve seharusnya lebih hati-hati. Karenanya, Rumlow bisa menyalakan bom dan ini menyebabkan kematian banyak orang tak bersalah.
Ketika Captain America ditemukan di dalam es dan dihidupkan kembali ke masa kini, dia mulai bekerja dengan SHIELD. Masuk akal kalau dia mempercayai organisasi ini karena Peggy adalah salah satu pendirinya. Tapi, dia terlalu percaya pada struktur otoriter ini. Sementara itu mungkin adalah kesalahan, setidaknya, dia sadar kalau organisasi itu harus dibubarkan setelah tahu disusupi Hydra.
7. Menolak Membiarkan Batu Pikiran Dihancurkan
Foto: The Gamer
Poin ini lebih pada pertanyaan moral yang rumit. Steve bersikukuh kalau Batu Pikiran tidak bisa dihancurkan karena dia tidak ingin Vision mati. Sementara ada kehormatan di sana, itu juga menjadi pertanyaan apakah lebih baik menyelamatkan satu orang ketimbang jutaan atau miliaran lainnya. Sementara Steve mungkin berusaha melakukan hal yang benar, dia seharusnya membiarkan Vision yang memutuskan. Karena Batu Pikiran tidak dihancurkan, Thanos bisa mendapatkannya.
6. Tidak Berusaha Akur dengan Tony Stark
Foto: YouTube
Setelah Steve pergi ke Wakanda bersama Bucky, dia jelas bertarung untuk mencari tahu siapa dirinya setelah tidak lagi menjadi anggota Avengers. Sementara mengagumkan karena dia masih berusaha membantu orang lain dengan melakukan misi bersama Black Widow dan Falcon, dia seharusnya berusaha berekonsiliasi dengan Tony dan menyatukan Avengers kembali. Karena mereka sangat terpisah ketika Thanos datang, mereka jelas melemah.
5. Mendengarkan Rumlow di Lagos
Foto: ABC News
Di awal Captain America: Civil War, Captain America dan beberapa anggota lain Avengers ada di Lagos untuk mencari Rumlow. Ketika Steve menemukannya dan menghadapinya langsung, dia membiarkan Rumlow mendorongnya. Sementara Rumlow jelas tahu kalau menyinggung Bucky akan memicu Steve, Steve seharusnya lebih hati-hati. Karenanya, Rumlow bisa menyalakan bom dan ini menyebabkan kematian banyak orang tak bersalah.
4. Menolak Menyetujui Perjanjian Sokovia
Lihat Juga :