Lebih 50 Persen Wanita Alami Gangguan Dasar Panggul Pasca Melahirkan

Kamis, 26 Oktober 2023 - 09:09 WIB
Menurut Eighty, masalah kesehatan terkait uroginekologi jarang mengancam jiwa, namun mempunyai dampak besar pada kualitas hidup individu serta mempengaruhi kesehatan perempuan jangka panjang.

Wanita dengan prolaps organ panggul dan gejala inkontinensia urin memiliki indikator kualitas hidup fungsi seksual yang lebih rendah jika dibandingkan dengan mereka yang tidak menderita inkontinensia urin, perbedaan antarkelompok signifikan secara statistik (G. Stadnicka, 2013).

Lebih dari separuh wanita dengan prolaps organ panggul memiliki kualitas hidup yang buruk. Prolaps organ panggul stadium III/IV, durasi prolaps yang lebih lama, wanita menopause, dan wanita belum menikah merupakan faktor yang signifikan secara statistik terhadap kualitas hidup wanita dengan prolaps organ panggul (Zewdu Tefera et al, 2023).

Pengobatan

Pengobatan untuk kondisi tersebut dilakukan secara konservatif dan operatif. Pada kondisi gangguan dasar panggul ringan diutamakan konservatif. Wanita yang gagal/tidak berkenan menjalani pengobatan konservatif akan dilakukan pembedahan.

POP dapat dilakukan pembedahan preservasi rahim/dengan mengangkat rahim. Pemilihan jenis tindakan disesuaikan dengan diagnosis. Perbaikan bedah Prolaps dinding vagina masih menjadi salah satu tantangan tersulit dalam rekonstruksi dasar panggul wanita. Tingkat kekambuhan berkisar antara 40%-60%.

Implan mesh untuk perbaikan POP telah digunakan untuk mengurangi risiko kekambuhan. Sayangnya ada rasa tidak nyaman pada vagina akibat dari mesh yang menonjol keluar, nyeri terus-menerus, dan erosi uretra dan/atau kandung kemih. Sekitar 10% wanita penderita POP yang diobati dengan TVM mengalami erosi mesh dalam waktu 12 bulan, 38,6% mengalami nyeri vagina dan/atau dispareunia serta 3,6% ekstrusi vagina. Komplikasi lain termasuk infeksi dan retensi urin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!