Pria Belgia Meninggal Dunia Akibat Sindrom Nasi Goreng, Apa Itu?
Senin, 06 November 2023 - 12:55 WIB
Awalnya, pria itu memasak spaghetti dengan meletakkannya di wadah plastik seperti kotak bekal. Dia berniat untuk menyimpannya beberapa hari ke depan, sehingga ketika ingin memakannya tinggal menambahkan beberapa saus dan memanaskannya kembali.
Makanan tersebut dibiarkan di suhu ruangan hingga lima hari kemudian dipanaskan. Pria itu merasa kalau makanan tersebut memiliki rasa yang berbeda. Hanya saja dia mengira hal tersebut karena saus yang digunakan.
Setelah megonsumsi makanan itu, dia melanjutkan kegiatan lainnya berupa olahraga selama 30 menit, dan muncul gejala. Saat di rumah, pria itu merasakan mual, sakit perut, dan sakit kepala, sehingga muntah-muntah selama beberapa jam. Pria itu kembali muntah saat tengah malam dan disertai diare.
Baca Juga: Pedagang Nasi Goreng Jujur, Kembalikan Uang Salah Transfer Rp28 Ribu Jadi Rp28 Juta
Pria itu tidak mengonsumsi obat apapun, hanya minum air putih dan beristirahat dengan harapan keadaannya bisa lebih baik. Keesokan harinya, sekitar pukul 11.00, pria itu ditemukan orang tuanya telah meninggal dunia.
Makanan tersebut dibiarkan di suhu ruangan hingga lima hari kemudian dipanaskan. Pria itu merasa kalau makanan tersebut memiliki rasa yang berbeda. Hanya saja dia mengira hal tersebut karena saus yang digunakan.
Setelah megonsumsi makanan itu, dia melanjutkan kegiatan lainnya berupa olahraga selama 30 menit, dan muncul gejala. Saat di rumah, pria itu merasakan mual, sakit perut, dan sakit kepala, sehingga muntah-muntah selama beberapa jam. Pria itu kembali muntah saat tengah malam dan disertai diare.
Baca Juga: Pedagang Nasi Goreng Jujur, Kembalikan Uang Salah Transfer Rp28 Ribu Jadi Rp28 Juta
Pria itu tidak mengonsumsi obat apapun, hanya minum air putih dan beristirahat dengan harapan keadaannya bisa lebih baik. Keesokan harinya, sekitar pukul 11.00, pria itu ditemukan orang tuanya telah meninggal dunia.
Lihat Juga :