Hari Kesehatan Nasional, Takeda dan Kemenkes Kolaborasi Cegah DBD

Sabtu, 11 November 2023 - 17:20 WIB
“Acara ini merupakan salah satu bagian dari program pemerintah terkait penanganan dengue yang tertuang dalam Strategi Nasional Penanggulangan Dengue 2021-2025. Pencegahan dengue membutuhkan komitmen dari berbagai pihak, termasuk kerja sama pemerintah degan publik-swasta," kata Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) dr. Iriani Samad M.Sc.

"Oleh karena itu, kami berterima kasih kepada Takeda atas dukungan dan kolaborasinya dalam upaya menyuksesan tujuan pemerintah untuk meraih nol kematian akibat dengue pada tahun 2030. Lebih lanjut, kami juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung gerakan Ayo 3M Plus dan Vaksin DBD," tambahnya.

Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta dr. Ngabila Salama, MKM menjelaskan bahwa tantangan memberantas DBD semakin berat mengingat tingginya pertumbuhan dan mobilitas penduduk, masifnya pembangunan, serta tantangan perubahan iklim.

“Di DKI Jakarta, pemerintah provinsi terus menggalakkan implementasi program Jumantik. Program ini memiliki peran yang signifikan dalam pemberantasan sarang nyamuk penyebab dengue, mengingat masih kurangnya upaya pencegahan penyakit DBD yang dilakukan oleh masyarakat. Para Kader juga kami harapkan dapat mengedukasi masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat. Serta mensosialisasikan upaya-upaya pencegahan untuk memutus mata rantai hidup jentik nyamuk DBD," jelas dr. Ngabila.

Baca Juga: Atasi DBD, Kemenkes dan Takeda Kolaborasi Beri Vaksinasi

Selain pemberantasan sarang nyamuk, pencegahan juga bisa dilakukan dengan vaksinasi, seperti yang dijelaskan oleh Spesialis Anak IDAI Jakarta Selatan dr. Attila Dewanti, Sp.A (K). Vaksinasi DBD direkomendasikan oleh asosiasi medis dalam mencegah DBD.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!