Sandiaga Uno Apresiasi Pariwisata Desa Kutuh, Mampu Menghasilkan Rp50 Miliar per Tahun
Selasa, 21 November 2023 - 15:10 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi Desa Wisata Kutuh, Bali. Foto/ MPI.
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi Desa Wisata Kutuh di Kuta Selatan, Kabupaten Badung.
Pasalnya, Kutuh menjadi salah satu desa wisata paling maju di Bali. Keberadaan Pantai Pandawa ditambah sejumlah atraksi wisata, membuat Desa Kutuh mampu menghasilkan Rp50 miliar per tahun dari sektor pariwisata.
Selain Desa Kutuh, sejumlah desa di Bali juga terus berbenah menggarap berbagai potensi yang ada untuk bisa menjadi daya tarik wisatawan.
Sandiaga mengatakan desa-desa wisata, terutama yang berbasis masyarakat dan adat istiadat, memiliki kekuatan tersendiri dan akan menjadi daya tarik unggulan pariwisata.
Menparekraf mengajak Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia atau Putri untuk berperan aktif mengembangkan potensi pariwisata yang ada di desa-desa wisata. Tujuannya sebagai daya tarik untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke desa-desa wisata di Indonesia.
Pengembangan potensi wisata ini, terutama yang berbasis masyarakat yang berpotensi besar untuk dikembangkan, yang telah mendapat pengakuan dunia.
Pasalnya, Kutuh menjadi salah satu desa wisata paling maju di Bali. Keberadaan Pantai Pandawa ditambah sejumlah atraksi wisata, membuat Desa Kutuh mampu menghasilkan Rp50 miliar per tahun dari sektor pariwisata.
Selain Desa Kutuh, sejumlah desa di Bali juga terus berbenah menggarap berbagai potensi yang ada untuk bisa menjadi daya tarik wisatawan.
Sandiaga mengatakan desa-desa wisata, terutama yang berbasis masyarakat dan adat istiadat, memiliki kekuatan tersendiri dan akan menjadi daya tarik unggulan pariwisata.
Menparekraf mengajak Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia atau Putri untuk berperan aktif mengembangkan potensi pariwisata yang ada di desa-desa wisata. Tujuannya sebagai daya tarik untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke desa-desa wisata di Indonesia.
Pengembangan potensi wisata ini, terutama yang berbasis masyarakat yang berpotensi besar untuk dikembangkan, yang telah mendapat pengakuan dunia.
Lihat Juga :