Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian

Senin, 29 Juni 2026 - 20:02 WIB
loading...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Persemian kampanye New Zealand Made with Care. Foto: Niko Prayoga
A A A
TANGERANG - Gaya hidup sehat mengubah cara konsumen perkotaan memilih pangan setiap hari. Harga bukan lagi satu-satunya pertimbangan saat berbelanja kebutuhan rumah tangga. Semakin banyak masyarakat memperhatikan asal produk, kandungan gizi, hingga proses pengolahannya. Perubahan itu sejalan dengan meningkatnya kesadaran terhadap keamanan pangan.

Perubahan perilaku itu juga tercermin dalam data perdagangan nasional. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor barang konsumsi, termasuk buah-buahan, meningkat 42,90 persen per April 2026. Angka tersebut menunjukkan tingginya permintaan terhadap pangan berkualitas di Indonesia. Karena itu, produsen dan peritel menghadirkan semakin banyak pilihan produk premium. Melihat kecenderungan tersebut, New Zealand Trade and Enterprise (NZTE) menggelar kampanye New Zealand Made with Care di AEON Mall BSD City, Sentul City dan Emporium Pluit. Kampanye berlangsung pada 25 Juni hingga 9 Juli 2026.

Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, Philip Taula, mengatakan meningkatnya perhatian masyarakat terhadap pangan berkualitas membuka peluang kerja sama yang semakin luas. Menurutnya, Indonesia tidak dipandang sekadar sebagai pasar tujuan ekspor. Hubungan kedua negara dibangun di atas kepercayaan serta kemitraan jangka panjang. "Kami melihat peluang besar di masa depan," kata Philip. Ia menilai sektor pangan dan pertanian menjadi ruang strategis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia akan produk yang aman, bergizi, dan berkualitas.

Head of Business Development New Zealand Trade and Enterprise, Dibya Pranata, mengatakan, konsumen kini semakin kritis terhadap pangan yang dikonsumsi. Mereka ingin mengetahui sumber produk sekaligus cara produk tersebut dihasilkan. "Konsumen ingin mengetahui asal-usul makanan mereka," ujar Dibya. Menurutnya, produsen Selandia Baru mengembangkan pangan berlandaskan prinsip Māori, yakni kaitiakitanga atau tanggung jawab terhadap alam serta manaakitanga yang berarti kepedulian terhadap sesama. Nilai tersebut diterapkan melalui produk yang aman, bergizi, lezat, dan berkelanjutan.

Beragam produk pangan premium diperkenalkan dalam peluncuran New Zealand Made with Care di AEON Mall BSD City, pekan lalu. Pengunjung dapat menemukan kiwi Zespri, apel Dazzle by Bostock, Envy, Rockit, Miranda, dan Cherish Apple. Selain itu tersedia Whittaker's Chocolate, Sujon Frozen Berries, Griffin's Snack, serta Karihome Goat Milk. Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, Philip Taula, menilai Indonesia merupakan mitra jangka panjang sektor pangan. "Kami melihat peluang besar di masa depan," katanya.

Sementara itu, Deputy General Manager Merchandiser Foodline PT AEON Indonesia, Atri Singgih, mengatakan, konsumen kini semakin memperhatikan kualitas dan keaslian produk pangan. Perubahan tersebut juga dipengaruhi derasnya informasi melalui media digital. "Nilai-nilai ini sangat relevan bagi konsumen masa kini," katanya. Selain mengenal berbagai produk premium, pengunjung dapat mengikuti product sampling serta memperoleh informasi mengenai proses produksi dan kualitas pangan yang ditawarkan.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Benarkah Fruktosa dalam...
Benarkah Fruktosa dalam Buah Bisa Memicu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB
Jangan Salah, Gula dari...
Jangan Salah, Gula dari Buah Juga Bisa Memicu Diabetes Semakin Parah
5 Buah Terbaik untuk...
5 Buah Terbaik untuk Ibu Hamil: Kaya Nutrisi, Baik untuk Kesehatan Ibu dan Janin
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Menkes Budi Gunadi Imbau...
Menkes Budi Gunadi Imbau Kurangi Konsumsi Makanan Olahan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan
5 Buah Terbaik untuk...
5 Buah Terbaik untuk Sarapan Sehat dan Praktis, Bikin Energi Tahan Lama
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
FAO Ingatkan Risiko...
FAO Ingatkan Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Siap Ambil Peran Pemasok Pangan Dunia
FAO Peringatkan Penutupan...
FAO Peringatkan Penutupan Selat Hormuz Bisa Picu Krisis Harga Pangan Global dalam Setahun
Rekomendasi
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
Berita Terkini
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
5 Artis yang Ramaikan...
5 Artis yang Ramaikan HYROX Jakarta 2026, Luna Maya hingga Cinta Laura
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Awkarin Penuhi Panggilan...
Awkarin Penuhi Panggilan Polisi, Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel
Infografis
Takut Dibunuh Rusia,...
Takut Dibunuh Rusia, 100.000 Tentara Ukraina Pilih Desersi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved