Pain Intervention, Penanganan Sakit Nyeri secara Komprehensif Tanpa Operasi

Rabu, 22 November 2023 - 13:31 WIB
Pain Intervention Center adalah salah satu dari tiga layanan unggulan Radjak Hospital Purwakarta. Foto/Istimewa

"Umumnya keluhan yang dialami pasien adalah nyeri leher, bahu, siku, dan lutut. Biasanya penderita nyeri adalah pasien yang memiliki kebiasaan salah. Contoh, biasa bekerja mengetik, banyak duduk jarang bergerak," kata dr Boby.

Menurut dr Boby, pasien nyeri yang datang ke Pain Intervention Center biasanya adalah mereka yang ingin sembuh dari sakit nyeri tapi tidak mau operasi.

Dokter Boby sendiri termasuk yang tidak suka melakukan operasi bedah terhadap pasien. Kalau pun dilakukan operasi bedah, maka hal itu sudah benar-bernar terpaksa. Sebab kemungkinan sembuh dari operasi bedah adalah 50:50. Jadi, meskipun dilakukan bedah, tidak 100% bisa menyembuhkan penyakit yang diderita pasien.

"Padahal penderita nyeri pinggang 75% bisa hilang tanpa operasi. Yakni dengan teknik pengobatan pain intervention," kata dr Boby.

Menurut dr Body, selama ini kerap ada salah kaprah di masyarakat yang menganggap nyeri pinggang disebabkan saraf terjepit. Padahal nyeri di pinggang bukan hanya karena saraf terjepit. Melainkan bisa disebabkan otot, join/sendi, atau tulang.

"Kami sebagai dokter harus mencari tahu dari mana asal nyerinya. Yakni dengan menggunakan alat bernama pain generator. Jadi kami tidak men-judge satu penyakit bukan berdasarkan hasil X-Ray, melainkan berdasarkan dari keluhan pasien," kata dr Boby.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!