10 Penjahat Anime Paling Arogan, Yakin Menjadi yang Terhebat

Senin, 11 Desember 2023 - 22:22 WIB
Dio menolak sisi kemanusiaannya demi tujuannya itu. Dia membunuh orang tanpa pandang bulu dan bangga karenanya. Dio memperlakukan manusia seolah mereka adalah serangga. Dia juga yakin kalau dia lebih unggul dari semua orang. Di Stardust Crusaders, Dio lebih kejam dan jahat ketimbang sebelumnya. Dia akhirnya mati di tangan Jotaro Kujo di Part 3.

3. Sosuke Aizen — Bleach



Foto: Bleach Next Generation Wiki – Fandom

Sosuke Aizen adalah orang dingin yang sombong dan arogan di Bleach. Dia berulang kali menjustifikasinya dengan rencana sempurnanya dan kekuatan tarungnya yang luar biasa. Dia mempecundangi semua orang dengan kekuatan hipnosis Kyoka Suigetsu.

Aizen menganggap dirinya sebagai yang terkuat sehingga berani menantang takhta Raja Roh. Dia juga memandang rendah semua rekannya di Gotei 13 dan memanfaatkan para Arrancar untuk menjalankan rencananya. Pada akhirnya, kesombongan jugalah yang merobohkan Aizen.

2. Kaido — One Piece



Foto: CBR

Kaido adalah salah satu Yonko di One Piece. Dia adalah kapten Perompak Beasts, yang merupakan salah satu kru perompak paling jahat di dunia. Kaido punya kekuatan untuk berubah menjadi Naga Biru. Dengan bentuk itu, dia bisa membuang kotoran di seluruh kota.

Saat bertarung, Kaido sangat percaya diri pada kekuatannya sampai berusaha membela diri dari serangan yang akan datang. Dia sering kali membiarkan lawan menggunakan kekuatan penuhnya dan kemudian menerjangnya dengan satu pukulan. Karena dia tidak bisa dihancurkan, dia sering kali berusaha melakukan berbagai macam usaha bunuh diri, termasuk melompat dari sebuah pulau di langit.

Baca Juga: 10 Penjahat Anime Paling Berbahaya Tanpa Kekuatan Gaib

1. Gilgamesh — Fate/Zero



Foto: Game Rant

Di Fate/Zero, Gilgamesh dianggap sebagai perwujudan arogansi. Selama menjadi seorang penguasa, Gilgamesh sangat menyanjung dirinya sendiri sehingga dia menempatkan dirinya di atas kerajaan dan subyeknya. Dia tidak percaya pada ideologi karena dia merasa jadi rendah kalau harus mengikuti cara berpikir orang lain.

Dia sangat menghargai hiburannya dan dia akan membunuh siapa pun yang menghalanginya tanpa ampun. Gilgamesh sangat angkuh sampai percaya kalau dia akan menjadi penguasa seluruh dunia. Dia tidak menghormati kewenangan orang lain dan itu tidak berubah bahkan setelah dia mati.
(alv)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!