Sejarah Zara, Brand Fashion Internasional yang Diduga Hina Palestina

Selasa, 12 Desember 2023 - 15:42 WIB


Ortega menciptakan proses desain, manufaktur, dan distribusi baru yang dapat mengurangi waktu tunggu serta bereaksi terhadap tren baru dengan cara yang lebih cepat, yang disebutnya “mode instan”. Hal ini didorong oleh investasi besar-besaran dalam teknologi informasi dan pemanfaatan sekelompok desainer.

Pada dekade berikutnya, Zara mulai agresif berekspansi ke pasar global. Seperti ke Portugal, New York (AS), Paris (Prancis), Meksiko, Yunani, Belgia, Swedia, Malta, Siprus, Norwegia, dan Israel. Saat ini, hampir tidak ada negara maju tanpa kehadiran toko Zara.

Zara kini memiliki 3 ribuan toko yang berlokasi strategis di kota-kota terkemuka di hampir 100 negara. Tidak mengherankan jika Zara yang awalnya merupakan toko kecil di Spanyol, kini menjadi retailer fast fashion terbesar di dunia dan menjadi merek andalan Inditex. Pendirinya, Amancio Ortega, juga sempat dinobatkan sebagai orang terkaya keenam di dunia menurut majalah Forbes.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!