Tekan Angka Kasus Kanker Serviks, Kemenkes RI Siapkan 3 Program Eliminasi Ini
Minggu, 17 Desember 2023 - 08:14 WIB
“Kami akan melengkapi 10.000 puskesmas Indonesia dengan alat yang namanya thermal ablasi. Alat ini mudah, bisa dipakai oleh dokter umum. Jadi kalau ada deteksi positif dan dilihat ada lesinya, bisa langsung diterapi atau dirawat di puskesmas,” jelas Budi.
Tak hanya terapi, program penting lain untuk menekan angka kanker serviks di Indonesia yakni dengan program imunisasi vaksin HPV dan deteksi dini. Untuk vaksinasi HPV, kini Biofarma telah memproduksi sendiri vaksin HPV asli Indonesia bernama Nusagard. Vaksin HPV ini gratis bagi anak-anak berusia 11-12 tahun.
Sementara untuk deteksi dini, Kemenkes juga berencana memanfaatkan laboratorium PCR yang sudah ada bekas pandemi Covid-19 menjadi tempat untuk tes HPV DNA, tentunya dengan harga yang lebih murah. Program ini akan segera di sebar ke 16 provinsi di Indonesia.
“Dengan tes yang paling modern, HPV DNA. Tahun ini kita pilot project di 16 provinsi. Tahun depan kita akan roll out di seluruh provinsi di Indonesia,” tuturnya.
Tak hanya terapi, program penting lain untuk menekan angka kanker serviks di Indonesia yakni dengan program imunisasi vaksin HPV dan deteksi dini. Untuk vaksinasi HPV, kini Biofarma telah memproduksi sendiri vaksin HPV asli Indonesia bernama Nusagard. Vaksin HPV ini gratis bagi anak-anak berusia 11-12 tahun.
Sementara untuk deteksi dini, Kemenkes juga berencana memanfaatkan laboratorium PCR yang sudah ada bekas pandemi Covid-19 menjadi tempat untuk tes HPV DNA, tentunya dengan harga yang lebih murah. Program ini akan segera di sebar ke 16 provinsi di Indonesia.
“Dengan tes yang paling modern, HPV DNA. Tahun ini kita pilot project di 16 provinsi. Tahun depan kita akan roll out di seluruh provinsi di Indonesia,” tuturnya.
(tsa)
Lihat Juga :