Sejarah Pembangunan Jembatan 12 Pangkalpinang yang Kini Indah Berbinar Cahaya

Jum'at, 22 Desember 2023 - 21:21 WIB
Ada tiga kali pencegatan yang dilakukan. Pertama oleh TRI Belinyu di kawasan Puding, Bangka Barat. Lalu, datang bala bantuan pasukan TRI Pangkalpinang dan dilakukan lagi pencegatan di KM 16 Pangkalpinang.

Kemudian, TRI Pangkalpinang dan TRI Belinyu mundur untuk melakukan pencegatan lagi di sekitar Bukit Maan di KM12, Kampung Petaling. Di sinilah terjadi pertempuran sengit antara TRI melawan pasukan sekutu dan NICA. Pertempuran terjadi hingga menjelang siang.

Nahasnya, tepat pukul 12 siang, 12 anggota TRI gugur dalam pertempuran. Selain meninggal pada pukul 12 siang, tanggal saat itu menurut penanggalan Islam adalah 12 Rabiul Awal. Akhirnya, 12 tentara yang meninggal dikenal dengan nama Pahlawan 12.

Inilah yang kemudian menjadi awal mula nama Jembatan 12 Pangkalpinang. Jembatan ini berdiri kokoh dan membelah Sungai Rangkui.

Awalnya, penggunaan jembatan ini adalah sebagai sarana penghubung antara dua wilayah. Namun, di tahun 2017, pemerintah Kota Pangkalpinang memiliki gagasan mempercantik jembatan ini dengan menambahkan lampu agar terlihat indah di malam hari.

Gagasan ini muncul dari Wali Kota Pangkalpinang di tahun itu, M Irwansyah, saat menghadiri acara forum internasional di China mewakili Indonesia. Ketika mengikuti acara tersebut, Irwansyah meninjau langsung Nanning Bridge dan melihat berbagai infrastruktur pendukung.

Terinspirasi dari Nanning Bridge, pemerintah setempat mulai berkoordinasi dengan dinas terkait agar bisa memulai proyek penerangan jembatan. Diharapkan dengan mempercantik Jembatan 12 Pangkalpinang, akan memacu pertumbuhan ekonomi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!