CERMIN: Nanti Kita Cerita tentang Perceraian Ini

Sabtu, 23 Desember 2023 - 07:52 WIB
Kedua anak perempuan saya pun bisa jadi merasakan apa yang dirasakan Raya sebagai korban perceraian, tapi tak pernah berani diutarakan oleh mereka secara jujur kepada saya. Berkat Gracielle, saya jadinya paham susah betul menjadi pelanduk yang bisa terinjak-injak mati di tengah gajah yang terus menerus bertarung dengan ganas.

Mungkin pula karena saya belum menyaksikan serialnya, maka saya tak mencoba membandingkan kapasitas akting dari Raihaanun dan Putri Marino. Keduanya aktris kaliber, keduanya sudah pernah beroleh Piala Citra sebagai pengakuan atas kapasitas mereka.



Foto: MD Pictures

Hanya saja saya sempat merasa déjà vu beberapa kali karena pernah melihat Raihaanun dan Reza Rahadian dalam peran yang mirip, dalam penampilan fisik yang juga mirip, dalam film Twivortiare (2019) yang juga diarahkan sutradara yang sama, Benni Setiawan. Triple déjà vu ini cukup mengganggu selama beberapa waktu meskipun faktor Raya yang selalu kembali membuat saya tersadar bahwa saya sedang menyaksikan Layangan Putus the Movie.

Tapi yang menjadi pertanyaan terbesar bisa jadi adalah apakah penonton serialnya merasa terhibur dengan versi filmnya? Secara premis tak ada yang baru dan inventif disuntikkan ke dalam cerita. Secara dinamika cerita, meski mengalir cukup lancar, tak cukup peluru dramatik dan tak terduga yang bisa membuat penonton terkaget-kaget.

Tak ada lagi dialog-dialog yang cukup kuat dan lantas menjadi viral sekaligus menjadi meme seperti “It’s my dream, Mas. Not hers” misalnya. MD Pictures memilih jalan aman, tak ingin mengecewakan penonton serialnya, sayangnya sekaligus juga tak memberi kejutan pada mereka yang membuat versi filmnya kembali dibicarakan dan lantas mengulang viral sebagaimana serial sebelumnya.

Saya merasa faktor Raya yang semestinya bisa dieksplorasi lebih jauh dan lebih mendalam lagi yang harusnya bisa menjadi diferensiasi menarik dari serialnya. Kita seharusnya tak cuma melihat Raya yang terlihat sedih ketika ayahnya dekat dengan perempuan yang bukan ibunya.



Foto: MD Pictures

Kita seharusnya tak cuma melihat Raya yang hanya diasuh oleh dua orang pembantu ketika ibunya pun sibuk menjalani karier. Kita seharusnya bisa melihat dampak perceraian lebih dahsyat pada Raya dalam menjalani kehidupannya di sekolah, juga ketika berada di tengah teman-temannya.

Saya membayangkan betapa terganggunya jiwa Raya yang masih belum pulih dari perceraian orang tuanya, kini dipaksa melihat ayahnya yang menikahi perempuan yang menjadi penyebab hancurnya pernikahan orang tuanya. Saya membayangkan betapa sulit menjadi anak tunggal yang tak bisa mengadu ke siapa pun soal apa yang dirasakannya karena takut membuat ibunya khawatir dan menjadi sedih karenanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!