Penyebab dan Gejala Kanker Pankreas, Penyakit yang Diidap Mendiang Rizal Ramli

Sabtu, 06 Januari 2024 - 04:43 WIB
Prof Ari menyampaikan ada banyak faktor risiko dari penyakit kanker pankreas, seperti faktor usia, gaya hidup, konsumsi alkohol, merokok, dan keturunan.

“Data terakhir 2020 di Amerika angka kematiannya cukup tinggi, yaitu 57600 kasus baru kanker pankreas dan 90 persen dari mereka alami kematian karena umumnya mereka datang dengan terlambat. Karena sekali lagi ketika sudah ada gejala itu sudah lanjut perjalanan penyakit dari kanker pankreas tersebut,” paparnya.

Prof Agus mengatakan laki-laki lebih berisiko mengalami kanker pankreas, kemudian juga orang-orang dengan obesitas, tinggi lemak, memiliki penyakit diabetes melitus, merokok, dan alkohol.

“Hal itu yang harus dipahami oleh siapapun yang punya faktor risiko ini harus berusaha mengurangi faktor risiko tersebut, kalau genetik nggak bisa diubah,” katanya.

Sebagai salah satu penyakit silent killer, kanker pankreas ini tidak memiliki gejala ketika stadiumnya masih ringan. Ketika kankernya makin membesar, mulai muncul tanda kuning di beberapa area tubuh.

“Ketika tumor makin besar dia ngerasa nyeri, tumor makin besar area bagian lambung terdorong dia merasa mual, muntah, dan diare. Ketika ada sumbatan jadi pucat, sumbatan juga menyebabkan kuning. Umumnya tumor ini berat badannya turun, kemudian bisa kram pada kaki, nafsu makan menurun, merasa cepat lelah, lemas, ini tanda seseorang mengalami kanker pankreas tapi tidak umum, tidak spesifik juga, kumpulan gejala ini mengarah kanker pankreas,” tutur dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!