Viral! Wanita China Berhenti Kerja Gegara Lelah Punya Lebih dari 600 Grup Chat Kantor
Sabtu, 27 Januari 2024 - 08:30 WIB
Dia mengatakan sifat pekerjaannya yang menuntut telah membuatnya tidak puas. Thecover melaporkan bahwa meskipun mendapat gaji bulanan sekitar 20 ribu yuan hingga 30 ribu yuan atau Rp44 juta hingga Rp66 juta, dia kesulitan menemukan motivasi dalam pekerjaannya.
Tang Ying bertanggung jawab mengawasi desain interior beberapa properti komersial. Namun, tekanan dalam mengelola beberapa pusat perbelanjaan berdampak buruk pada kesehatan dan kesejahteraannya.
Terus-menerus dibombardir dengan pemberitahuan dari grup WeChat yang berhubungan dengan pekerjaan, Tang Ying mengatakan merasa seperti robot. Dia tidak mampu memiliki pikiran dan perasaannya sendiri.
“Saya tidak berani mematikan telepon karena saya tidak mampu mengabaikan pesan grup, khawatir kehilangan informasi penting dapat mempengaruhi pembukaan toko baru,” kata Tang Ying.
Baca Juga: Viral! Aksi Kocak Seorang Bapak Ogah Ditolong Polisi saat Kewalahan Bawa Banyak Durian di Tengah Banjir
Saat toko baru dibuka, grup WeChat dibuat dengan terdiri dari anggota staf mal, personel manajemen properti dan pemadam kebakaran, teknisi AC, pemilik toko, dan pekerja dekorasi. Tang Ying berkomunikasi dengan pihak yang terlibat dalam pekerjaannya lewat grup chat tersebut.
Tang Ying bertanggung jawab mengawasi desain interior beberapa properti komersial. Namun, tekanan dalam mengelola beberapa pusat perbelanjaan berdampak buruk pada kesehatan dan kesejahteraannya.
Terus-menerus dibombardir dengan pemberitahuan dari grup WeChat yang berhubungan dengan pekerjaan, Tang Ying mengatakan merasa seperti robot. Dia tidak mampu memiliki pikiran dan perasaannya sendiri.
“Saya tidak berani mematikan telepon karena saya tidak mampu mengabaikan pesan grup, khawatir kehilangan informasi penting dapat mempengaruhi pembukaan toko baru,” kata Tang Ying.
Baca Juga: Viral! Aksi Kocak Seorang Bapak Ogah Ditolong Polisi saat Kewalahan Bawa Banyak Durian di Tengah Banjir
Saat toko baru dibuka, grup WeChat dibuat dengan terdiri dari anggota staf mal, personel manajemen properti dan pemadam kebakaran, teknisi AC, pemilik toko, dan pekerja dekorasi. Tang Ying berkomunikasi dengan pihak yang terlibat dalam pekerjaannya lewat grup chat tersebut.
Lihat Juga :