5 Kebiasaan yang Memicu Kanker, Waspadai Paparan Sinar Ultraviolet

Jum'at, 02 Februari 2024 - 07:00 WIB
Gaya hidup tidak sehat bisa memicu perkembangan sel kanker dalam tubuh. Foto/ shutterstock
JAKARTA - Gaya hidup berpengaruh secara signifikan terhadap kondisi kesehatan seseorang. Sayang, masih banyak orang yang merasa acuh dan enggan menerapkan gaya hidup sehat.

Gaya hidup yang tidak sehat bukan hanya bisa melemahkan imun tubuh, juga bisa memicu perkembangan sel kanker dalam tubuh.



Baca Juga: Apa Kabar Nicky Astria? Rocker Legendaris yang Tetap Bugar di Usia 56 Tahun

Meski begitu, faktanya banyak orang yang menunggu sakit parah, baru kapok dan merubah gaya hidup menjadi lebih sehat.

Untuk itu, perlu mengenal beberapa kebiasaan buruk yang membuat tubuh rentan dan memicu pertumbuhan kanker pada tubuh. Penasaran? Yuk simak selengkapnya, seperti yang dilansir Times of India.

Kebiasaan yang Memicu Kanker

1. Tak pernah menggerakan tubuh

Istilah ‘mager’ terasa begitu familiar di era seperti sekarang ini. Kebiasaan serba instan dan ingin cepat membuat seseorang enggan untuk menyisihkan waktu untuk menggerakan tubuh. Sehingga ketika diri keseringan untuk rebahan dan sering kali merasa mager untuk berolahraga, maka organ-organ dalam tubuh tidak dilatih. Kebiasaan tak pernah berolahraga juga dapat membuat berat badan tubuh tidak terkontrol hingga akhirnya memicu pertumbuhan penyakit ganas.

2. Paparan sinar UV secara berlebihan

Jika Anda sering beraktivitas di luar ruangan dan terpapar langsung sinar ultraviolet (UV) dari matahari, sebaiknya Anda waspada. Sebab, paparan sinar UV secara berlebihan dapat memicu kanker kulit. Apalagi jika Anda tidak pernah menggunakan sunscreen ketika berpergian. Mengoleskan ulang sunscreen juga menjadi hal yang tak boleh terlewati.

3. Kebiasaan mengkonsumsi makanan tak sehat

Rasanya melihat makanan cepat saji yang kini memiliki berbagai varian membuat keinginan dalam tubuh sulit untuk menolaknya. Padahal banyak penelitian telah menghubungkan adanya peningkatan risiko kanker dengan pola makan tinggi makanan olahan, tinggi lemak jenuh, serta rendah buah dan sayuran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!