4 Fakta Menarik Barongsai, Atraksi Singa yang Jadi Ikon Imlek
Jum'at, 09 Februari 2024 - 15:28 WIB
Mengutip laman Jadesta Kemenparekraf, Barongsai sebenarnya disebut dengan nama ‘Wu Shi’ di China. Sementara untuk penyebutannya secara internasional adalah ‘Lion Dance’.
Lebih jauh, nama ‘Barongsai’ sendiri merupakan hasil akulturasi budaya Indonesia dan Tionghoa. ‘Barong’ berasal dari kata Bali Barong, sedangkan ‘Sai’ dalam bahasa Hokkian berarti singa.
Mengutip laman China Highlights, gaya utara memiliki hubungan dengan seni bela diri khas China, yaitu Kungfu. Pertunjukannya menampilkan lebih banyak atraksi seperti berguling, melompat, memanjat hingga bersujud.
Pada gaya selatan, aliran ini berasal dari Guangdong dan menjadi populer juga di Hong Kong. Pada pertunjukannya, kesenian ini menampilkan banyak gerakan-gerakan seperti singa yang menghibur. Misal, seperti mencakar, menggoyangkan badan hingga melakukan keterampilan lainnya.
Lebih jauh, nama ‘Barongsai’ sendiri merupakan hasil akulturasi budaya Indonesia dan Tionghoa. ‘Barong’ berasal dari kata Bali Barong, sedangkan ‘Sai’ dalam bahasa Hokkian berarti singa.
2. Punya Aliran Berbeda
Pada persebarannya, kesenian asal China ini memang bisa mengalami sejumlah penyesuaian dengan kebudayaan asli negara penerimanya. Kendati begitu, versi asli dari Negeri Tirai Bambu punya dua aliran, yaitu gaya utara dan selatan.Mengutip laman China Highlights, gaya utara memiliki hubungan dengan seni bela diri khas China, yaitu Kungfu. Pertunjukannya menampilkan lebih banyak atraksi seperti berguling, melompat, memanjat hingga bersujud.
Pada gaya selatan, aliran ini berasal dari Guangdong dan menjadi populer juga di Hong Kong. Pada pertunjukannya, kesenian ini menampilkan banyak gerakan-gerakan seperti singa yang menghibur. Misal, seperti mencakar, menggoyangkan badan hingga melakukan keterampilan lainnya.
3. Makna Barongsai
Keberadaan Barongsai tak hanya ditujukan sebagai hiburan semata. Kesenian ini juga diketahui memiliki simbol dan makna tertentu.Lihat Juga :