Penting Mengenali Gejala ADHD pada Anak
Rabu, 12 Agustus 2020 - 23:41 WIB
Pada umumnya, ADHD memberikan dampak negatif pada prestasi anak di sekolah dan juga kehidupan sosialnya. Foto Ilustrasi/iStock
JAKARTA - ADHD atau attention deficit hyperactivity disorder merupakan gangguan perkembangan otak yang dapat mengakibatkan seorang anak sulit untuk memusatkan perhatiannya, serta memiliki perilaku impulsif dan hiperaktif. Sayang, orang-orang di sekitar anak dengan ADHD tidak menyadari bahwa anak tersebut memiliki gangguan, lalu menilainya sebagai anak nakal ataupun malas karena tidak dapat berkonsentrasi dan tak mau diam.
Padahal sikap tersebut merupakan beberapa gejala dari gangguan ADHD. Adapun gejala-gejala lain dari ADHD yaitu sulit berkonsentrasi atau memusatkan perhatian, berperilaku impulsif dan hiperaktif, serta tidak bisa diam dan selalu ingin bergerak. (Baca Juga: New Normal, Penyandang Diabetes Membutuhkan Terapi Inovatif dan Individual )
Pada umumnya, ADHD memberikan dampak negatif pada prestasi anak di sekolah dan juga kehidupan sosialnya. Berbagai karakteristik kehidupan seorang anak dengan ADHD di sekolah yang dapat dilihat adalah kinerja akademik rendah (misalnya matematika, membaca), meskipun mendapat bantuan atau kelas tambahan; berbicara sangat banyak; berlarian di dalam kelas; tidak memiliki teman; kehidupan sosial terbatas; tidak memiliki hobi atau ketertarikan pada aktivitas rekreasional; dan sering kali bertengkar dengan anggota keluarga.
Sedangkan karakteristik pribadi seorang anak ADHD dapat dilihat bahwa perhatiannya sangat mudah teralihkan; tidak menyukai pertanyaan matematika, memecahkan masalah, dan bacaan yang panjang; sering kali menginterupsi guru dan teman sekelas saat berbicara; serta memiliki kepercayaan diri yang rendah.
Padahal sikap tersebut merupakan beberapa gejala dari gangguan ADHD. Adapun gejala-gejala lain dari ADHD yaitu sulit berkonsentrasi atau memusatkan perhatian, berperilaku impulsif dan hiperaktif, serta tidak bisa diam dan selalu ingin bergerak. (Baca Juga: New Normal, Penyandang Diabetes Membutuhkan Terapi Inovatif dan Individual )
Pada umumnya, ADHD memberikan dampak negatif pada prestasi anak di sekolah dan juga kehidupan sosialnya. Berbagai karakteristik kehidupan seorang anak dengan ADHD di sekolah yang dapat dilihat adalah kinerja akademik rendah (misalnya matematika, membaca), meskipun mendapat bantuan atau kelas tambahan; berbicara sangat banyak; berlarian di dalam kelas; tidak memiliki teman; kehidupan sosial terbatas; tidak memiliki hobi atau ketertarikan pada aktivitas rekreasional; dan sering kali bertengkar dengan anggota keluarga.
Sedangkan karakteristik pribadi seorang anak ADHD dapat dilihat bahwa perhatiannya sangat mudah teralihkan; tidak menyukai pertanyaan matematika, memecahkan masalah, dan bacaan yang panjang; sering kali menginterupsi guru dan teman sekelas saat berbicara; serta memiliki kepercayaan diri yang rendah.
Lihat Juga :