Ini Alasan Taylor Swift Hanya Mau Konser di Singapura menurut PM Thailand

Sabtu, 17 Februari 2024 - 07:12 WIB
Taylor Swift saat menggelar konser The Eras Tour di Arizona, Amerika Serikat, pada Maret 2023. Foto/Kevin Mazur, Getty Images
BANGKOK - Perdana Menteri Thailand Srettha Thavisin mengungkapkan bahwa Taylor Swift terikat kontrak dengan pemerintah Singapura, yang melarang sang penyanyi melakukan konser The Era Tours di negara Asia Tenggara lainnya.

Hal ini diungkapkannya saat menjadi pembicara dalam acara iBusiness Forum 2024 di Queen Sirikit National Convention Center (QSNCC), Bangkok, pada Jumat (16/2). Menurut klaim Srettha Thavisin, mengutip Bangkok Post, informasi ini didapatkannya dari promotor Anschutz Entertainment Group (AEG) yang menangani konser The Eras Tour.



Baca Juga: 3+ Penyanyi yang Pakai Atribut Palestina di Grammy 2024

Srettha mengklaim bahwa pemerintah Singapura menawarkan perjanjian kepada Taylor Swift, bahwa mereka akan memberikan investasi sebesar USD2-3 juta (Rp31,3-Rp46,9 miliar) per satu kali konser, dengan syarat Taylor Swift hanya menggelar konser The Eras Tour di Singapura saja. Pada Maret mendatang, Taylor Swift akan melakukan konser selama enam hari di National Stadium Singapura yang berkapasitas 55 ribu, dan seluruhnya sudah sold out.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!