Mengenal Gloria Steinem, Jurnalis dan Aktivis yang Mengungkap Sisi Gelap Playboy Club
Selasa, 14 April 2020 - 18:59 WIB
Foto:britannica
Setelah mendapatkan semua informasi yang dia butuhkan, Gloria memutuskan berhenti dari penyamarannya dan mulai menulis investigasinya tersebut. Tulisannya akhirnya diterbitkan dengan judul “A Bunny’s Tale”, dan langsung menjadi buah bibir, bahkan langsung ditanggapi oleh Hugh Hefner.
Hugh menyatakan keberatan dengan tulisan tersebut dan menjadikan tulisan Gloria sebagai bahan evaluasi untuk Playboy Club. Selain membuat gerah pengelola Playboy Club, tulisan itu juga menggerakkan masyarakat untuk menyuarakan feminisme dan keadilan upah bagi perempuan.
Sayangnya, setelah investigasinya tersebut, Gloria mengaku kesulitan mendapatkan pekerjaan karena statusnya yang pernah menjadi seorang bunny.
Gerakan Aktivisme Gloria Steinem
Foto:Annie Leibovitz
Pada 1969, Gloria menerbitkan tulisan berjudul "After Black Power, Women's Liberation" yang membawa namanya menjadi seorang aktivis feminis nasional dan juga memimpin dalam beberapa kampanye mengenai kesetaraan gender.
Lihat Juga :