Apakah Wanita Hamil Positif HIV Menularkan Virus ke Janin? Begini Kata Ahli

Jum'at, 23 Februari 2024 - 10:35 WIB
Akan tetapi kini untuk melindungi sang bayi yang ada di dalam kandungan agar tidak tertular, maka sang ibu harus mengkonsumsi obat ARV sebelum hamil maupun saat sedang mengandung. Obat tersebut harus dikonsumsi dalam waktu 3 bulan hingga waktu paling lamanya yaitu 6 bulan.

Jumlah virus tersebut akan turun jumlahnya dan tidak terdeteksi kembali. Profesor Zubairi menjelaskan bahwa virus tersebut bisa dikatakan tidak lagi sakit serta tidak lagi menular ke bayi dan orang lain ketika jumlah virusnya kurang dari 200.

Baca Juga: Manfaat Daun Legundi yang Mirip Ganja, Atasi Batuk hingga Sesak Napas

Akan tetapi, ibu hamil yang terkena HIV harus melakukan pemeriksaan secara terpisah untuk kondisi HIV dan juga kandungannya. Prof. Zubairi menyatakan bahwa hampir seluruh rumah sakit di Indonesia bisa mengobati Orang dalam HIV/AIDS (ODHA)

“Untuk kontrol kehamilannya bisa ke dokter kandungan. Kemudian untuk HIV-nya bisa ke dokter spesialis penyakit dalam ataupun dokter-dokter yang sudah terbiasa mengobati orang dengan HIV,” ujar dia.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!