Mengenal Kanker Kolon dan Rektum, Ini Cara Deteksi Dini serta Gejalanya

Minggu, 03 Maret 2024 - 22:47 WIB
Kanker kolon dan rektum mungkin masih terdengar asing di telinga masyarakat umum. Kanker jenis ini merupakan kanker yang tumbuh pada usus besar (kolon) bagian bawah yang terhubung ke rektum (anus). Foto Ilustrasi/iStock
MEDAN - Kanker kolon dan rektum mungkin masih terdengar asing di telinga masyarakat umum. Kanker jenis ini merupakan kanker yang tumbuh pada usus besar (kolon) bagian bawah yang terhubung ke rektum (anus).

Dokter Yossi Andila, M,Ked(Surg), SpB,Supsp, BD(K) mengatakan, deteksi dini yang paling mudah untuk kanker ini adalah dengan mencolok dubur. Kemudian, pemeriksaan feses atau tinja.



"Gejala kanker kolorektal tergantung pada ukuran dan lokasinya. Sebagian gejala umum yang dialami yaitu perubahan pada kebiasaan buang air besar, perubahan konsistensi tinja. Adanya darah dalam tinja dan perut yang terasa selalu tidak nyaman dalam kurun waktu minimal 6 minggu terus-menerus," beber dr Yossi Andila di Medan belum lama ini.

Menurut dr Yossi, faktor risiko yang dapat diubah yaitu melalui konsumsi daging merah dan daging olahan. Diet tidak seimbang dan kurangnya aktivitas fisik hingga konsumsi rokok/paparan asap rokok sekaligus konsumsi alkohol, juga menjadi penyebab utama timbulnya kanker kolorektal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!