Teori dan Kronologi Hilangnya Pesawat Malaysia Airlines Versi Dokumenter MH370: The Plane That Disappeared

Rabu, 06 Maret 2024 - 21:55 WIB
Pengawas Lalu Lintas Udara Subang melaporkan kehilangan kontak dengan penerbangan MH370 pukul 02.40. Sinyal terakhir di radar dari pesawat diterima saat dipindahkan ke wilayah udara Vietnam di atas provinsi Cau Mau.

Pukul 06.30, MH370 ketinggalan waktu kedatangannya di Bandara Internasional Ibu Kota Beijing. Kemudian pukul 11.00, anggota keluarga penumpang MH370 berkumpul di bandara saat pihak berwenang memberi tahu mereka tentang status pesawat.

Baca Juga: 5 Teori Liar Hantui Tragedi Lenyapnya MH370 Bersama 239 Orang

Jalur Penerbangan MH370



Penerbangan MH370 seharusnya menuju timur laut untuk mencapai tujuannya. Namun konferensi pers pada tanggal 24 Maret 2014, Perdana Menteri Malaysia saat itu Najib Razak menyampaikan kesimpulan UK Air Accidents Investigation Branch and Inmarsat terkait penerbangan pesawat ini.

“Bahwa MH370 terbang di sepanjang koridor selatan. Ini adalah lokasi terpencil, jauh dari kemungkinan lokasi pendaratan. Oleh karena itu dengan kesedihan dan penyesalan yang mendalam saya harus memberitahu Anda bahwa menurut data baru ini, penerbangan MH370 berakhir di Samudera Hindia Selatan.” kata Najib Razak.

Dokumenter ini juga memperlihatkan momen ketika sebagian keluarga memprotes temuan tersebut. Mereka mempertanyakan validitas data Inmarsat dan turun ke jalan sebagai protes, menyerukan kebenaran.

Teori Hilangnya MH370



Tiga teori disajikan dalam seri dokumen, satu di setiap episode. Jurnalis Jeff Wise berpendapat ada kemungkinan seorang penumpang Rusia menyelinap ke ruang elektronik dan mengambil kendali pesawat. Jurnalis Florence de Changy bertanya-tanya apakah MH370 mungkin didekati oleh pesawat pengintai AS karena banyaknya barang elektronik di dalamnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!