Penderita Asam Lambung Jangan Ragu Berpuasa Asal Patuhi Aturan Ini
Minggu, 17 Maret 2024 - 05:05 WIB
Pilar pertama adalah wajib makan sahur, tidak boleh ditinggalkan. Karena itu untuk menjaga agar tidak kambuh.
Kedua adalah makanannya. Saat sahur, kata dr. Wahida, hindari mengonsumsi lauk yang terlalu berbumbu apalagi pedas. Karena itu bisa memicu asam lambung kambuh. Jika memungkinkan nasi jangan yang keras, tapi agak lunak.
“Bukan berarti bubur ya, tapi nasinya kalau bisa yang agak lunak. Karena kehalusan makanan yang masuk ke lambung akan dengan lebih mudah dicerna,” terangnya.
Ketiga, saat berbuka puasa harus tepat waktu. Saat memulai berbuka harus dalam porsi yang kecil. Jangan langsung makanan berat agar lambung tidak kaget setelah selama 14 jam puasa.
“Makanan ringan dulu, baru setelah selesai salat maghrib makan. Makanannya harus yang lunak dan tidak memicu munculnya asam lambung,” tukasnya.
Baca Juga: 3 Tanda Kurma Tidak Layak Makan, Jangan Asal Makan
Kedua adalah makanannya. Saat sahur, kata dr. Wahida, hindari mengonsumsi lauk yang terlalu berbumbu apalagi pedas. Karena itu bisa memicu asam lambung kambuh. Jika memungkinkan nasi jangan yang keras, tapi agak lunak.
“Bukan berarti bubur ya, tapi nasinya kalau bisa yang agak lunak. Karena kehalusan makanan yang masuk ke lambung akan dengan lebih mudah dicerna,” terangnya.
Ketiga, saat berbuka puasa harus tepat waktu. Saat memulai berbuka harus dalam porsi yang kecil. Jangan langsung makanan berat agar lambung tidak kaget setelah selama 14 jam puasa.
“Makanan ringan dulu, baru setelah selesai salat maghrib makan. Makanannya harus yang lunak dan tidak memicu munculnya asam lambung,” tukasnya.
Baca Juga: 3 Tanda Kurma Tidak Layak Makan, Jangan Asal Makan
Lihat Juga :