Kasus DBD di Indonesia Diprediksi Memuncak April 2024, Kemenkes Imbau Jaga Kebersihan Diri dan Lingkungan
Rabu, 03 April 2024 - 09:40 WIB
Berdasarkan data Kemenkes, per 26 Maret 2024 atau pekan ke-13 tahun ini, kasus DBD di Indonesia telah mencapai 53.131 orang. Sedangkan kasus kematian akibat DBD tercatat ada 404 orang.
Selain itu, menurut sistem pemantauan penyakit, Kota Bandung menyumbang jumlah kasus dengue tertinggi sebanyak 1.741 kasus. Kemudian disusul Kota Kendari sebanyak 1.195 kasus, Bandung Barat dengan 1.143 kasus, Kota Bogor sebanyak 939 kasus, dan Subang dengan 909 kasus.
Sementara itu, untuk sebaran kematian akibat DBD, di Jepara tercatat 17 kematian, Subang dengan 15 kematian, Kabupaten Bandung sebanyak 14 kematian, Kendal 13 kematian, dan Bogor dengan 12 kematian.
Meskipun kasus DBD mengalami kenaikan, namun Maxi mengungkapkan bahwa tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit masih berada pada ambang batas aman.
“Untuk kondisi sekarang BOR masih aman. Masih ada bed yang kosong, ruang ICU juga masih tersedia,” ujarnya.
Baca Juga: 7 Makanan Pencegah DBD, dari Pepaya hingga Bayam
Selain itu, menurut sistem pemantauan penyakit, Kota Bandung menyumbang jumlah kasus dengue tertinggi sebanyak 1.741 kasus. Kemudian disusul Kota Kendari sebanyak 1.195 kasus, Bandung Barat dengan 1.143 kasus, Kota Bogor sebanyak 939 kasus, dan Subang dengan 909 kasus.
Sementara itu, untuk sebaran kematian akibat DBD, di Jepara tercatat 17 kematian, Subang dengan 15 kematian, Kabupaten Bandung sebanyak 14 kematian, Kendal 13 kematian, dan Bogor dengan 12 kematian.
Meskipun kasus DBD mengalami kenaikan, namun Maxi mengungkapkan bahwa tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit masih berada pada ambang batas aman.
“Untuk kondisi sekarang BOR masih aman. Masih ada bed yang kosong, ruang ICU juga masih tersedia,” ujarnya.
Baca Juga: 7 Makanan Pencegah DBD, dari Pepaya hingga Bayam
Lihat Juga :