3 Hal yang Bikin 22,4% Mahasiswa PPDS Alami Depresi, Salah Satunya Tak Digaji
Sabtu, 20 April 2024 - 03:30 WIB
“Kenapa gaji ini sangat penting? Karena para PPDS ini ada di rentang usia dewasa, di mana mereka rata-rata sudah umur 30, sudah berkeluarga, sehingga ya memang mereka membutuhkan biaya untuk kehidupan sehari-hari,” kata Tommy dalam temu media secara daring bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Jumat (19/4/2024).
Tommy menjabarkan, kebanyakan mahasiswwa PPDS di seluruh dunia mendapatkan gaji dari rumah sakit tempat mereka bekerja. Misalnya di Malaysia, calon dokter spesialis digaji dengan nominal sekitar Rp15 juta. Sementara itu, di Singapura peserta PPDS digaji 2.650 dolar Singapura.
Namun, di Indonesia mahasiswa PPDS tidak mendapatkan gaji sama sekali dari rumah sakit tempat mereka bertugas.
“Indonesia ini adalah satu-satunya negara di dunia yang tidak memberikan gaji untuk para PPDS. Jadi, isu ini harus ada solusinya, jangan hanya isu saja,” papar Tommy.
Baca Juga: 6 Makanan yang Bisa Merusak Organ Tubuh, Mi Buruk untuk Mata
Tommy menjabarkan, kebanyakan mahasiswwa PPDS di seluruh dunia mendapatkan gaji dari rumah sakit tempat mereka bekerja. Misalnya di Malaysia, calon dokter spesialis digaji dengan nominal sekitar Rp15 juta. Sementara itu, di Singapura peserta PPDS digaji 2.650 dolar Singapura.
Namun, di Indonesia mahasiswa PPDS tidak mendapatkan gaji sama sekali dari rumah sakit tempat mereka bertugas.
“Indonesia ini adalah satu-satunya negara di dunia yang tidak memberikan gaji untuk para PPDS. Jadi, isu ini harus ada solusinya, jangan hanya isu saja,” papar Tommy.
Baca Juga: 6 Makanan yang Bisa Merusak Organ Tubuh, Mi Buruk untuk Mata
2. Beban Kerja yang Berat
Masalah kedua yang bikin mahasiswa PPDS stres adalah beban kerja yang berat. Menurut Tommy, sebaiknya beban kerja mereka dikurangi.Lihat Juga :