CERMIN: Glenn Fredly the Movie, Begini Seharusnya Film Biopik (Lokal) Dibuat

Jum'at, 26 April 2024 - 13:45 WIB
Sebagai Hengky, ayah Glenn, dengan segala ketidaksempurnaannya, Bucek tak sekadar meyakinkan dengan dialek Ambon yang enak didengar, tapi juga cara ia menampilkan level keaktorannya dalam tahapan paling tulus.

Kita merasakan bagaimana ketegangan hubungannya dengan sang anak, bagaimana ia mengeras seperti batu untuk kemudian lumer seperti lilin atas nama sebuah permintaan maaf.

Glenn Fredly memang adalah sosok one of a kind dalam industri musik Indonesia. Aktifvtas-aktivitasnya dalam 10 tahun terakhir hidupnya membuatnya beroleh status lebih dari sekadar penyanyi atau selebritis.

Baca Juga: Review Film Challengers, Cerita Seksi tentang Cinta dan Tenis

Ia menjelma sebagai pahlawan kemanusiaan yang memperjuangkan yang diyakininya meski dengan kacamata seorang naif. Dan Glenn Fredly the Movie berhasil memotretnya dengan baik tanpa perlu menjadikan Glenn sebagai sosok heroik.

Semoga setelah Glenn Fredly the Movie, semakin banyak film biopik lokal yang tak lagi ragu-ragu memperlihatkan karakter utamanya sebagai seorang manusia biasa dengan segala ketidaksempurnaannya, bukan sosok malaikat tak bersayap tanpa cela dosa sedikit pun.

Justru dengan penggambaran ketidaksempurnaan itulah kita belajar darinya untuk menjadi manusia lebih baik, seperti yang kita lakukan dari hari ke hari.

Glenn Fredly the Movie

Produser: Daniel Mananta, Robert Ronny

Penulis Skenario: Raditya

Sutradara: Lukman Sardi

Pemain: Marthino Lio, Bucek, Sonia Alyssa

Ichwan Persada

Sutradara/produser/penulis skenario, pernah menjadi dosen di Universitas Padjajaran dan SAE Institute, bisa dikontak via Instagram @ichwanpersada
(ita)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!