Viral! Wanita Telepon Pacar Lebih dari 100 Kali Sehari, Ternyata Idap Otak Cinta

Jum'at, 26 April 2024 - 18:00 WIB
Kondisi ini bisa muncul bersamaan dengan masalah kesehatan mental lainnya. Seperti halnya kecemasan, depresi, atau gangguan bipolar.

Otak cinta biasanya terjadi pada orang-orang yang tidak memiliki hubungan yang sehat dengan pengasuh utama mereka pada usia dini, yang umumnya adalah orang tua mereka. Banyak orang yang mengidap penyakit ini dalam bentuk ringan dapat mengendalikan perilaku ini dengan melatih kesadaran dan mengelola emosi.

Namun orang yang menderita penyakit otak cinta yang parah memerlukan bantuan medis. Perlu dicatat bahwa hubungan seseorang dengan orang tua di masa kanak-kanak sering kali berdampak besar pada hubungan di masa dewasa.

Baca Juga: Viral! Seserahan Pernikahan Isi Sembako, Antimainstream

Misalnya, gaya keterikatan seperti keterikatan aman, penghindaran, cemas, atau tidak terorganisir semuanya dikembangkan pada masa kanak-kanak dan ini dapat menentukan bagaimana Anda dalam hubungan.

Dengan memahami diri sendiri lebih baik dan mempraktikkan cinta diri, perhatian, dan mengelola emosi, seseorang dapat menjadi lebih aman dalam hubungannya dengan pasangannya.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!