Kenali Sebab, Ciri-Ciri Patah Hati hingga Solusi mengatasinya!
Sabtu, 27 April 2024 - 14:55 WIB
Sebelum melangkah pada tahap penyembuhan, penting untuk kamu ketahui tahapan patah hati agar kamu lebih mudah bangkit dari masa lalu.
1. Tahap Penyangkalan
Pada tahap ini, kamu masih syok dan tidak menyangka hal itu terjadi pada dirimu. Masih banyak bagian yang tidak kamu pahami, hal tersebut masih diproses oleh otakmu. Sebenarnya, penyangkalan adalah perisai yang dibuat oleh otak kamu atas respons sakit itu.
2. Tahap Marah
Setelah syok memudar, biasanya kemarahan mulai muncul. Kemarahan ini membuat kamu menyalahkan diri sendiri, mantan pasangan, atau keadaan yang menyebabkan patah hati. Ini adalah cara lazim untuk mengatasi kehilangan emosional dan mencoba memahaminya.
3. Tahap Tawar Menawar
Setelah kamu menyadari apa yang dirasakan dan emosimu mulai mereda, biasanya kamu akan berharap hal-hal itu kembali seperti semula. Kamu akan berpikir “bagaimana jika”, “jika saja begini dan begitu” atau kamu bahkan mulai membuat fantasi skenariomu sendiri saat segalanya berhasil.
4. Tahap Depresi
Ketika kamu membuat skenariomu sendiri dan ternyata itu hanyalah kebahagiaan semu, pada saat itu rasa sakit bahwa kenyataannya tidak seperti itulah membuatmu semakin terpuruk. Kamu juga mulai merasa cemas dan khawatir tentang masa depan, dan tahap ini dapat berlangsung paling lama.
5. Tahap Penerimaan dan Penyembuhan
Penerimaan adalah tempat penyembuhan benar-benar dimulai. Ini tentang berdamai dengan realitas yang terjadi, dengan lembut melepaskan masa lalu, dan menantikan masa depan. Ini juga tentang memaafkan diri sendiri dan orang lain.
Di sinilah ide untuk bangkit alias move on mulai mengambil bentuk yang nyata.
Foto: Shutterstock
Yang Wajib Dilakukan:
1. Jaga Dirimu Baik-Baik
Kamu memang sedang sakit dan sedih, tapi menjaga dirimu adalah salah satu cara untuk kamu segera bangkit. Secara psikologis, merawat diri baik fisik maupun spiritual dapat meningkatkan emosi atau energi positif.
Kamu dapat memulai dengan bangun pagi dan berolahraga, mengonsumsi makanan yang sehat, dan berdandan. Bahkan dalam beberapa penelitian, merias diri salah satu terapi yang dapat diterapkan saat kamu stres.
2. Hargai Kenangan Indah
Setelah kehilangan, mungkin kita merasa dunia ini berakhir dan tidak ada hari baik setelahnya. Padahal, kamu dapat mulai membuka mata bahwa masih banyak hal dan orang baik di sekelilingmu.
Cobalah untuk membuat harimu lebih indah dengan menikmati hal-hal kecil yang membuatmu bahagia, seperti makan es krim, bermain bersama teman, atau bahkan berbelanja.
3. Lakukan Evaluasi Kembali tentang Kebutuhanmu
Saat merasa sedih, kita terkadang lupahalyang sebenarnya kita butuhkan. Dengan memiliki waktu sendiri, kamu dapat mengevaluasi hal yang membuatmu bahagia. Hal yang sebenarnya kamu butuhkan, dan kamu akan sadar bahwa semua akan baik-baik saja.
4. Coba Lagi saat Kamu Sudah Siap
Kehilangan memang hal yang menyakitkan, bahkan dapat menjadi trauma bagi beberapa orang. Misalnya kamu jadi takut bertemu orang, takut melakukan hal yang dulu pernah kamu lakukan, atau bahkan takut mempercayaI orang lagi.
1. Tahap Penyangkalan
Pada tahap ini, kamu masih syok dan tidak menyangka hal itu terjadi pada dirimu. Masih banyak bagian yang tidak kamu pahami, hal tersebut masih diproses oleh otakmu. Sebenarnya, penyangkalan adalah perisai yang dibuat oleh otak kamu atas respons sakit itu.
2. Tahap Marah
Setelah syok memudar, biasanya kemarahan mulai muncul. Kemarahan ini membuat kamu menyalahkan diri sendiri, mantan pasangan, atau keadaan yang menyebabkan patah hati. Ini adalah cara lazim untuk mengatasi kehilangan emosional dan mencoba memahaminya.
3. Tahap Tawar Menawar
Setelah kamu menyadari apa yang dirasakan dan emosimu mulai mereda, biasanya kamu akan berharap hal-hal itu kembali seperti semula. Kamu akan berpikir “bagaimana jika”, “jika saja begini dan begitu” atau kamu bahkan mulai membuat fantasi skenariomu sendiri saat segalanya berhasil.
4. Tahap Depresi
Ketika kamu membuat skenariomu sendiri dan ternyata itu hanyalah kebahagiaan semu, pada saat itu rasa sakit bahwa kenyataannya tidak seperti itulah membuatmu semakin terpuruk. Kamu juga mulai merasa cemas dan khawatir tentang masa depan, dan tahap ini dapat berlangsung paling lama.
5. Tahap Penerimaan dan Penyembuhan
Penerimaan adalah tempat penyembuhan benar-benar dimulai. Ini tentang berdamai dengan realitas yang terjadi, dengan lembut melepaskan masa lalu, dan menantikan masa depan. Ini juga tentang memaafkan diri sendiri dan orang lain.
Di sinilah ide untuk bangkit alias move on mulai mengambil bentuk yang nyata.
Foto: Shutterstock
Hal yang Wajib (Dos) dan Dilarang (Don'ts) untuk Bangkit dari Patah Hati
Yang Wajib Dilakukan:
1. Jaga Dirimu Baik-Baik
Kamu memang sedang sakit dan sedih, tapi menjaga dirimu adalah salah satu cara untuk kamu segera bangkit. Secara psikologis, merawat diri baik fisik maupun spiritual dapat meningkatkan emosi atau energi positif.
Kamu dapat memulai dengan bangun pagi dan berolahraga, mengonsumsi makanan yang sehat, dan berdandan. Bahkan dalam beberapa penelitian, merias diri salah satu terapi yang dapat diterapkan saat kamu stres.
2. Hargai Kenangan Indah
Setelah kehilangan, mungkin kita merasa dunia ini berakhir dan tidak ada hari baik setelahnya. Padahal, kamu dapat mulai membuka mata bahwa masih banyak hal dan orang baik di sekelilingmu.
Cobalah untuk membuat harimu lebih indah dengan menikmati hal-hal kecil yang membuatmu bahagia, seperti makan es krim, bermain bersama teman, atau bahkan berbelanja.
3. Lakukan Evaluasi Kembali tentang Kebutuhanmu
Saat merasa sedih, kita terkadang lupahalyang sebenarnya kita butuhkan. Dengan memiliki waktu sendiri, kamu dapat mengevaluasi hal yang membuatmu bahagia. Hal yang sebenarnya kamu butuhkan, dan kamu akan sadar bahwa semua akan baik-baik saja.
4. Coba Lagi saat Kamu Sudah Siap
Kehilangan memang hal yang menyakitkan, bahkan dapat menjadi trauma bagi beberapa orang. Misalnya kamu jadi takut bertemu orang, takut melakukan hal yang dulu pernah kamu lakukan, atau bahkan takut mempercayaI orang lagi.
Lihat Juga :