Bali Selatan Disebut Overtourism, Kemenparakraf Antisipasi Kepadatan saat World Water Forum ke-10
Senin, 29 April 2024 - 22:35 WIB
“Pemda sudah bagus ya, dia sudah punya bikin travel pattern untuk wilayah-wilayah lain, kita Kemenparekraf tentu mendukung itu dan kita yang harus bertugas memasarkan itu semua supaya orang terinfo ada apa saja, ada pilihan apa saja ketika dia (para delegasi) hadir di sana,” ujar Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama, Nia Niscaya, di ‘The Weekly Brief with Sandi Uno’ (WBSU), di kantor Kemenparekraf, Jakarta, Senin, (29/4/2024).
Menurutnya, hal tersebut bisa dikondisikan selama para delegasi tergabung dalam sebuah konferensi sehingga jadi lebih mudah diarahkan sehingga tidak terpusat di wilayah Bali Selatan saja.
Namun, Nia menilai, salah satu tantangannya adalah pihaknya tidak bisa menerapkan dan merealisasikan rencana agenda wisata tersebut jika para delegasi justru memilih ke beberapa wilayah lain, sehingga mereka tersebar.
“Kalau di dalam Konferensi sih biasanya lebih mudah kan tertata, tapi begitu dia menyebar. Nah, ini kan tantangannya,” ungkapnya.
“Jadi pre event itu memang harus sudah terkomunikasikan, apa-apa saja yang bisa diam mendapatkan pengalaman ketika menghadiri event itu,” ujar dia lagi.
Sebagai informasi, delegasi World Water Forum ke-10 akan mengunjungi salah satu desa wisata andalan yang ada di Bali, yakni Desa wisata Jatiluwih,
Menurutnya, hal tersebut bisa dikondisikan selama para delegasi tergabung dalam sebuah konferensi sehingga jadi lebih mudah diarahkan sehingga tidak terpusat di wilayah Bali Selatan saja.
Namun, Nia menilai, salah satu tantangannya adalah pihaknya tidak bisa menerapkan dan merealisasikan rencana agenda wisata tersebut jika para delegasi justru memilih ke beberapa wilayah lain, sehingga mereka tersebar.
“Kalau di dalam Konferensi sih biasanya lebih mudah kan tertata, tapi begitu dia menyebar. Nah, ini kan tantangannya,” ungkapnya.
“Jadi pre event itu memang harus sudah terkomunikasikan, apa-apa saja yang bisa diam mendapatkan pengalaman ketika menghadiri event itu,” ujar dia lagi.
Sebagai informasi, delegasi World Water Forum ke-10 akan mengunjungi salah satu desa wisata andalan yang ada di Bali, yakni Desa wisata Jatiluwih,
Lihat Juga :