Comeback, Hannah Al Rashid Pilih Bintangi Film Horor Marni: The Story of Wewe Gombel
Rabu, 08 Mei 2024 - 18:57 WIB
Sebagai aktris, Hannah mengaku jika dirinya jarang menemukan film yang mengeksplor beberapa karakter wanita yang kuat dan dan begitu kompleks.
"Skripnya sih, aku lihat ceritanya sangat berat di karakter perempuan. Jadi sebagai aktor perempuan aku jarang ngerasa dapet karakter perempuan yang multidimensional, yang bisa mengeksplor lebih banyak," ujar Hannah Al Rashid kepada MNC Portal di iNews Tower, Rabu (8/5/2024).
Hannah melihat seluruh perempuan dalam film ini memiliki benang merah yang sama, menjalani kehidupan dengan beban yang berat karena ulah laki-laki dalam hidup mereka. Hannah merasa jarang menemukan film horor dengan mengangkat kisah yang begitu mendalam soal beban berat yang dialami beberapa wanita yang berada dalam kisah itu.
"Di sini ada bermacam-macam karakter yang semuanya berlapis, banyak sekali membawa beban yang berat akibat perbuatan laki-laki, perempuan-perempuan dari generasi berbeda, kok sama-sama punya beban yang cukup berat. Jarang membaca skrip horor yang kuat di drama dan storynya," ungkapnya.
Hannah juga merasa mendapat tantangan baru ketika harus menghidupkan karakter Rahayu, seorang single mom yang harus jatuh terpuruk dengan beban hidup yang begitu berat.
"Skripnya sih, aku lihat ceritanya sangat berat di karakter perempuan. Jadi sebagai aktor perempuan aku jarang ngerasa dapet karakter perempuan yang multidimensional, yang bisa mengeksplor lebih banyak," ujar Hannah Al Rashid kepada MNC Portal di iNews Tower, Rabu (8/5/2024).
Hannah melihat seluruh perempuan dalam film ini memiliki benang merah yang sama, menjalani kehidupan dengan beban yang berat karena ulah laki-laki dalam hidup mereka. Hannah merasa jarang menemukan film horor dengan mengangkat kisah yang begitu mendalam soal beban berat yang dialami beberapa wanita yang berada dalam kisah itu.
"Di sini ada bermacam-macam karakter yang semuanya berlapis, banyak sekali membawa beban yang berat akibat perbuatan laki-laki, perempuan-perempuan dari generasi berbeda, kok sama-sama punya beban yang cukup berat. Jarang membaca skrip horor yang kuat di drama dan storynya," ungkapnya.
Hannah juga merasa mendapat tantangan baru ketika harus menghidupkan karakter Rahayu, seorang single mom yang harus jatuh terpuruk dengan beban hidup yang begitu berat.
Lihat Juga :