Fakta Kemeja Hijau Elon Musk yang Dipakai saat Peresmian Starlink di Bali

Senin, 20 Mei 2024 - 13:13 WIB


Kain tenun Bomba khas Sulawesi Tengah sendiri mempunyai corak yang beragam dan sumbernya dari nilai budaya lokal dan khas, seperti sambulugana atau paket sesaji yang digunakan untuk keperluan ritual masyarakat Palu, Souraja atau rumah adat masyarakat Palu, hingga burung maleo. Coraknya juga bisa terinspirasi dari tanaman merambat, bunga, rumah adat Kaili, cengkeh, dan masih banyak lagi.

Selain corak yang beragam, tenun khas Sulawesi Tengah ini biasanya dibuat dalam berbagai warna, seperti hijau, kuning, merah, hingga oranye.

Bomba memiliki arti kebersamaan dan keterbukaan dalam bahasa Palu. Oleh karena itu, pola dari kain ini melambangkan keterbukaan masyarakat Palu terhadap siapa pun yang ingin berkunjung.

"Menurut warga sekitar, motif Bomba ini dibawa oleh Putri Manukaluli, salah seorang mantan pemimpin Palu dari Boya Peramba Tawaeli," ungkap laporan Indonesia Travel.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!