Sandiaga Sayangkan Study Tour Dilarang, Sebut Akan Berdampak pada Sektor Pariwisata

Senin, 20 Mei 2024 - 21:45 WIB
Sandiaga Salahuddin Uno menyayangkan pelarangan program study tour. Ini menyusul maraknya imbauan dari sejumlah pihak buntut dari kecelakaan maut. Foto/dok Kemenparekraf
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyayangkan pelarangan program study tour. Ini menyusul maraknya imbauan dari sejumlah pihak buntut dari kecelakaan maut yang menimpa SMK Lingga Kencana, Depok.

Sandiaga mengatakan bahwa pelarangan study tour akan berpengaruh pada kunjungan wisatawan di Tanah Air. Ia menilai hal itu bisa menghambat target 1,5 miliar pergerakan wisatawan nusantara (Wisnus).



“Kalau meluas larangan ini, tentunya target 1,5 miliar pergerakan wisatawan nusantara akan sulit tercapai bila larangan ini dilakukan,” kata Sandiaga dalam Weekly Brief With Sandiaga Uno, Senin (20/5/2024).

Keselamatan penumpang study tour, dijelaskan Sandiaga merupakan hal utama yang perlu jadi perhatian setiap instansi. Untuk itu, yang perlu dibenahi adalah sisi transportasinya, bukan penerapan dari larangan study tour itu sendiri.

Baca Juga: Sandiaga Minta Pembangunan Resort di Tebing Uluwatu Bali Dikaji Ulang

“Kita membenahi sisi transportnya, tapi kalau transportnya sudah mumpuni, sudah terregister dan SDM-nya juga andal dan prima, maka saya meminta agar study tour ini dijalankan kembali," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!