Wamenparekraf Yakin Produk Kuliner Indonesia Bisa Naik Kelas
Senin, 20 Mei 2024 - 23:00 WIB
Kuliner, dijelaskan Angela menjadi subsektor ekonomi kreatif yang banyak digemari. Tidak hanya oleh UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) itu sendiri tapi juga wisatawan.
"Tidak hanya bisa berjaya di dalam negeri tapi di kancah global. Itu harapan kita," jelasnya.
Lebih dari 500 pelaku UMKM yang memperoleh manfaat dari FoodStartup Indonesia yang sudah hadir sejak 2016. Program ini memberikan serangkaian pelatihan dan pendampingan, networking, negosiasi bisnis, hingga pembiayaan.
"Untuk target FoodStartup Indonesia tahun 2024 ini adalah kita bisa mendanai sekitar USD16,5 juta (Rp263 miliar)," ujarnya.
Baca Juga: Wamenparekraf Dorong Pelaku UMKM Berinovasi untuk Kembangkan Kuliner Indonesia
"Saya yakin kita semua bisa naik kelas. Tapi yang utama adalah kemauan dalam berinovasi dan bekerja keras," lanjutnya.
"Tidak hanya bisa berjaya di dalam negeri tapi di kancah global. Itu harapan kita," jelasnya.
Lebih dari 500 pelaku UMKM yang memperoleh manfaat dari FoodStartup Indonesia yang sudah hadir sejak 2016. Program ini memberikan serangkaian pelatihan dan pendampingan, networking, negosiasi bisnis, hingga pembiayaan.
"Untuk target FoodStartup Indonesia tahun 2024 ini adalah kita bisa mendanai sekitar USD16,5 juta (Rp263 miliar)," ujarnya.
Baca Juga: Wamenparekraf Dorong Pelaku UMKM Berinovasi untuk Kembangkan Kuliner Indonesia
"Saya yakin kita semua bisa naik kelas. Tapi yang utama adalah kemauan dalam berinovasi dan bekerja keras," lanjutnya.
Lihat Juga :